
Trailer Film He Went That Way (2023) (YouTube/Vertical)
JawaPos.com - He Went That Way (2023) adalah film thriller-psikologis bertemakan kejahatan nyata di Amerika Serikat yang disutradarai oleh Jeffrey Darling dan dibintangi oleh Jacob Elordi, Patrick J. Adams, dan Zachary Quinto.
Film ini dibuat berdasarkan kisah nyata tentang seorang pelatih binatang yang selamat dari serangan seorang pembunuh berantai di tahun 1964.
He Went That Way menampilkan aksi, humor, dan drama yang membuat penonton terpaku pada layar.
Jacob Elordi, yang dikenal sebagai bintang film Saltburn (2023) dan serial Euphoria (2019), berperan sebagai Bobby, seorang remaja tampan yang merupakan pembunuh berantai berdasarkan karakter Larry Lee Ranes.
Bobby suka membunuh orang yang memberinya tumpangan di jalan raya Amerika. Dia bertemu dengan Jim (Zachary Quinto), seorang pelatih binatang yang sedang mengantar simpanse Spanky, bintang TV populer, ke Chicago.
Sinopsis He Went That Way (2023)
Dilansir dari IMDb, Senin (29/1), sinopsis film ini bercerita tentang pertemuan sekaligus perjalanan Jim dan Bobby.
Bobby mencoba merampok dan membunuh Jim, tetapi Jim berhasil bernegosiasi dengan Bobby untuk tetap hidup dan mengembalikan barang-barangnya asalkan dia mengantarnya ke tujuannya.
Sepanjang perjalanan, Bobby dan Jim saling beradu pikiran dan emosi. Bobby terus-menerus menggoda, mengancam, dan memanipulasi Jim, sementara Jim mencoba memahami dan mengubah Bobby.
Keduanya juga menghadapi berbagai masalah dan bahaya di jalan, seperti menghindari polisi, dan gangguan lainnya.
Di antara ketegangan dan konflik, mereka juga menemukan momen-momen lucu dan menyentuh, terutama dengan kehadiran Spanky, sang simpanse yang menggemaskan.
Baca Juga: 20 Ribu Ekor Ayam di Kendal Mati Terpanggang Akibat Kandang Terbakar, Begini Kronologinya
Pendapat Kritikus dan Penikmat Film He Went That Way (2023)
Film ini mendapat berbagai ulasan dari kritikus dan penonton. Beberapa memuji film ini sebagai kisah yang menarik, orisinal, dan berani, dengan akting yang memukau dari Elordi sebagai psikopat remaja dan Quinto sang pelatih simpanse. Mereka juga mengapresiasi gaya visual dan musik yang menciptakan suasana tahun 60-an.
Namun, beberapa juga mengkritik film ini sebagai cerita yang tidak konsisten, tidak masuk akal, dan tidak mendalam, dengan karakter yang kurang berkembang, pergeseran nada yang tajam, dan penampilan yang berlebihan. Mereka juga merasa film ini tidak memberikan pesan atau makna yang jelas.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
