
Photo
JawaPos.com - Sutradara Hanung Bramantyo memberikan jawaban terkait simbol bintang di dada Gatotkaca dalam film Satria Dewa: Gatotkaca, yang disebut mirip Captain Marvel. Dengan tegas Hanung menyatakan bahwa dirinya tidak menciptakan gambaran karakter baru saat membuat film ini.
Hanung menyatakan dirinya menciptakan film itu berdasarkan tokoh Gatotkaca sebagaimana dalam gambaran yang ada di dalam tradisi pewayangan Indonesia. ’’Nggak ada masalah soal kemiripan itu karena nggak ada yang original di bawah matahari ini. Yang perlu kita edukasi adalah Gatotkaca, lambang Gatotkaca, sudah ada lebih dulu ribuan tahun lalu dibandingkan dengan Captain Marvel,” kata Hanung Bramantyo kepada JawaPos.com Rabu (23/2).
Dia menambahkan, membuat film ini tidak ada karangan. Hanung mengikuti sesuai dengan pakem yang ada di dalam cerita pewayangan. Setidaknya ada tiga ciri Gatotkaca yang juga dimasukkannya ke dalam film ini. Yaitu kumis, sayap (yang diberi nama antakusuma), dan terakhir bintang.
’’Karena saya mengadaptasi, bukan menciptakan Gatotkaca, maka ciri ciri dari Gatotkaca harus saya ikuti. Kalau seandainya di wayang itu tidak ada bintang, saya tidak akan pakai di situ. Saya membuat sebuah tokoh yang bukan fiksi. Dia dari wayang Mahabharata yang sudah ada ribuan tahun lalu,” jelasnya.
Hanung Bramantyo kemudian membuat sebuah perbandingan lain. Misalnya ia ingin membuat film superhero Arjuna dalam pewayangan yang digambarkan memiliki senjata berupa panah. Dia menyebut sangat tidak tepat apabila kemudian disebut meniru film Hollywood seperti tokoh Legolas di Lord of the Rings dan lain lain, hanya karena Arjuna menggunakan senjata berupa panah.
’’Marvel atau kita yang nyontek? Jangan-jangan Marvel yang nyontek karena Mahabharata dikenal di seluruh dunia. Padahal tokoh tokoh dari Hollywood itu bisa jadi terinspirasi dari Mahabharata. Bagi saya, yang mempersoalkan Gatotkaca menjiplak Captain Marvel, orang itu sepertinya harus belajar dulu tentang wayang,” tuturnya.
Simbol bintang bukan hanya ada dalam film Hanung Bramantyo. Dikutip dari akun Twitter @sinema911, Gatotkaca yang diangkat ke dalam game Mobile Legends karya komikus Is Yuniarto juga digambarkan memiliki lambang bintang.
Diketahui, film Satria Dewa: Gatotkaca termasuk salah satu film lokal yang dinantikan penayangannya di tahun ini oleh sejumlah pihak. Film yang menggabungkan teknologi CGI (computer-generated imagery) dengan adegan syuting ini diperkuat sejumlah aktor yaitu Rizky Nazar, Yasmin Napper, Omar Daniel, Yayan Ruhian, Cecep Arif Rahman, Ali Fikry, Sigi Wimala dan Edward Akbar. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
