
Teluk Alaska. (WE TV)
Ana beruntung sekali. Dia bertemu dengan sahabat di masa kecilnya, Alister. Namun, Alister sudah menjelma menjadi sosok baru.
---
DI sekolah, Ana (Syifa Hadju) mendapat teman sekelas baru. Namanya Alister (Devano Danendra). Nama yang terasa tidak asing. Ana yakin betul bahwa dia adalah Alister sahabat kecilnya dulu. Keyakinan itu semakin kuat saat mengetahui Alister hobi menggambar. Persis seperti Alister sahabat kecilnya. Namun, Alister mengaku tidak pernah mengenal Ana.
Bahkan, kepribadian Alister yang dulu dikenalnya begitu manis juga telah berubah. Belasan tahun berpisah, Alister kini menjadi sosok yang dingin, cuek, egois, dan ketus. Semua itu dipicu orang tuanya.
Ayahnya sibuk bekerja, sedangkan ibunya sibuk dengan kehidupan sosialitanya. Upaya Ana mendekatkan diri dengan Alister tak berjalan mulus. Kehadiran Alister berhasil mencuri perhatian Tasya (Amara Sophie), siswi populer di sekolah.
Ana kerap menjadi bahan perundungan Tasya dan para pengikutnya. Apalagi ketika Ana mendapat kesempatan berdua dengan Alister. Misalnya, di episode awal ketika Ana dan Alister mendapat hukuman dari kepala sekolah.
Kejadian itu membuat Tasya semakin benci dengan Ana. Kini hubungan Ana dan Alister perlahan membaik. Alister merasakan hal yang sama setelah membaca buku diari Ana saat kerja kelompok. Keduanya semakin dekat.
Sutradara Adhe Dharmastria menyatakan, web series besutannya itu diadaptasi dari salah satu cerita Wattpad terlaris karangan Eka Ariyani dengan jumlah pembaca mencapai 60 juta lebih. Judulnya sama, Teluk Alaska. Pengembangan cerita dilakukan tim kreatif dan penulis skenario dari rumah produksi MD Entertainment.
’’Saya cuma mengoreksi dialog atau adegan yang mungkin sedikit keluar jalur,’’ kata Adhe. Dan, menambahkan adegan-adegan agar konflik semakin panas. Misalnya, ketika Alister baku hantam dengan Iqbal (Taha Tolu). ’’Padahal, kan di novel adegan itu tidak ada,’’ jelasnya.
Dalam serial tersebut, Ana dikisahkan memiliki sifat yang tenang, penurut, dan selalu berpikir positif. Menurut Syifa, karakter tersebut berbeda dengan dirinya di kehidupan nyata. ’’Aku masih realistis, nggak sepositif Ana. Dia (Ana, Red) terlalu baik,’’ ujarnya, lalu tertawa.
Begitu juga yang dialami dengan lawan mainnya, Devano. Putra bungsu pedangdut Iis Dahlia itu mengaku memiliki sifat yang berbeda 180 derajat dengan Alister. Hal itu jelas menjadi tantangannya dalam memerankan tokoh Alister. ’’Gesturnya beda, Alister cool. Sedangkan aku nggak bisa diam. Kebalikannya,’’ papar dia.
Di samping itu, Devano mengakui kemampuan aktingnya belum sebagus pemain lain. Terkadang dia gugup saat dihadapkan pada kamera. Beruntung, masa-masa reading dan workshop sebelum syuting dimanfaatkannya dengan maksimal.
Perihal chemistry, Syifa dan Devano mengatakan tidak mengalami kesulitan. Apalagi saat diharuskan beradegan romantis. Sebab, keduanya mengenal satu sama lain sejak lama. ’’Aku sama Dede ‒sapaan Devano‒ udah nggak canggung lagi. Ngerasa nggak ada gap aja,’’ timpal Syifa.
Meski ceritanya terdengar klasik karena mengambil latar belakang anak SMA, Adhe menuturkan perbedaannya. Di Teluk Alaska, tidak hanya ada drama percintaan remaja. Tapi juga pemahaman untuk belajar arti pengertian, pengorbanan, perjuangan, dan komitmen dalam sebuah hubungan. Entah itu kepada teman, pasangan, maupun keluarga. ’’Itu satu paket lengkap pesan-pesan moral yang ada di dalam Teluk Alaska,’’ ujar Adhe.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
