Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Desember 2020 | 05.17 WIB

Jadi Diri Sendiri, Kunci Sukses Fiersa Besari di Dunia Musik

Fiersa Besari./istimewa - Image

Fiersa Besari./istimewa

JawaPos.com - Beberapa musisi mengikuti selera pasar agar karyanya mudah diterima masyarakat. Bahkan, tak jarang rela menanggalkan identitas diri supaya dapat diterima oleh pasar. Namun hal itu tidak berlaku bagi musisi Fiersa Besari.

Musisi asal Bandung itu justru menonjolkan karakter dan identitas diri sendiri dalam bermusik. Fiersa Besari bersyukur banyak orang menyukai karyanya di dunia musik meskipun berangkat dari kesukaannya yang sangat subyektif.

“Sebenarnya dalam berkarya aku menjadi diri sendiri aja sih. Bersyukurnya banyak orang yang suka sama karya aku,” kata Fiersa Besari dalam acara jumpa pers virtual yang digelar hari ini, Selasa (1/12).

Meskipun dirinya sudah diterima oleh industri musik dan namanya sudah berkibar, Fiersa Besari mengakui tetap ada orang yang tidak suka pada karyanya. Lelaki 36 tahun itu menganggap wajar apabila ada orang yang tidak menyukai karyanya. Sebab selera masing-masing orang tentu berbeda-beda.

Ditegaskan Fersa Besari, jika ia bisa membuat semua orang suka kepada dirinya, berarti ada hal yang tidak beres. Karena setiap orang tercipta dengan keunikan dan seleranya masing-masing.

“Kita kan nggak bisa berharap seluruh dunia suka sama kita ya. Kalau seluruh dunia bisa menyukai kita berarti ada yang salah dengan apa yang kita lakukan,” kata Fiersa Besari.

Lebih lanjut Fiersa mengatakan, dirinya tidak terobsesi untuk untuk membuat orang-orang suka akan karyanya. Karena bagi pemilik album Tempat Aku Pulang itu, sebuah karya yang bagus tidak harus disukai oleh banyak orang.

“Saya percaya karya yang baik itu bukan hanya dipuji, tapi dikaji. Orang boleh tidak menyukai sebuah karya tapi karya itu tetap bagus jika dikaji. Meskipun yang mengkajinya juga tidak suka sama karya tersebut,” ungkapnya.

Fiersa Besari lantas membuat perbandingan dengan sebuah karya yang dibuat sekitar 20 tahun silam. Meski saat ini karya tersebut sudah kurang relevan dengan situasi sekarang, namun banyak orang tetap mengkajinya.

“Kalau kita melihat karya 20 tahun lalu bukan cuma enak didengarin atau nggak. Misalnya ada karya unik nih, kenapa bisa disukai orang? Nah di sini kita bedah. Jadi yang menyenangkan dari sebuah karya, orang bisa mengkajinya,” tandas Fiersa Besari.

Karena keotentikannya dalam berkarya, sosok Fiersa Besari menginspirasi Wellborn membuat menuangkannya dalam sebuah karya berupa streetwear fashion dan produk eksklusif lainnya.

Guna merayakan pentingnya sebuah jati diri dalam sebuah karya, akan digelar pertunjukan musik dimeriahkan oleh sejumlah penyanyi. Mereka adalah Isyana Sarasvati, Fiersa Besari, Vicky Mono, Rocket Rockers, Sunrise, Feel Koplo, Bulux Superglad, St Loco, Rap Rock United, Polka Wars, dan The Panturas. Mereka akan tampil dalam aktivasi virtual KREASLI Wellborn pada 5 Desember 2020.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=u1rSG2jQzP0

 

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore