
Solois Kunto Aji dalam peluncuran album terbarunya Pengantar Purifikasi Pikir.
JawaPos.com – Lima tahun puasa karya, Kunto Aji akhirnya melahirkan album baru bertajuk Pengantar Purifikasi Pikir kemarin (14/9). Album itu merupakan bukti nyata dari evolusi Kunto secara personal maupun bermusik selama beberapa tahun terakhir.
Kunto juga menyerap semua peristiwa yang dialaminya untuk diaplikasikan ke dalam album tersebut. Di Pengantar Purifikasi Pikir, penyanyi asal Jogjakarta itu menggabungkan eksplorasi musik yang lebih luas ketimbang karya lamanya. Misal, menyisipkan delapan jenis frekuensi solfeggio.
Dari segi vokal, Kunto juga berhasil keluar dari zona nyaman. Pernyataan itu diungkapkan Kunto saat konferensi pers perilisan proyek terbaru tersebut di kawasan Jakarta Selatan. ’’Banyak teknis sebenarnya yang saya pelajari di sini. Karena saya pengin mencapai satu titik nyanyi, tapi kayak ngomong,’’ kata Kunto.
Dia mengambil inspirasi-inspirasi itu dari sumber yang tidak terduga. Di antaranya, para politikus seperti Gita Wirjawan, Joko Widodo, dan Barack Obama. ’’Saya pelajari cara ngomong mereka yang bisa sampai meyakinkan orang, lalu saya terapkan,’’ tutur musisi 36 tahun itu.
Hasil eksplorasi itu diaplikasikan di lagu Jernih dan Melepas Pelukan Ibu. Jika di album sebelumnya, Mantra Mantra, dia mengajarkan untuk memaafkan dan mengikhlaskan, di album ini secara personal Kunto membawa pesan tentang bertumbuh atau pendewasaan.
Dia menyebutkan, salah satu sumber utama terbentuknya tema album itu adalah kartun animasi SpongeBob. Kunto menyadari, seiring bertambahnya usia, kehidupan yang dialami orang dewasa justru semakin mirip dengan Squidward. Bukan si tokoh utama SpongeBob.
’’Nah, proses saya menulis gitu sih. Semakin dewasa, semakin tahu dunia seperti apa dan ketidakadilan, ditiru orang lah. Ya, sesederhana meme SpongeBob,’’ ujar Kunto.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
