
Ahmad Albar dan Kemal Palevi. (Istimewa)
JawaPos.com - Perkembangan industri musik semakin pesat. Oleh karenanya, tak heran jika makin beragam saja genre musik baru dengan perpaduan unik. Hal itu juga terjadi di tanah air.
Apalagi, Indonesia memiliki akar budaya yang heterogen sehingga memunculkan karakter dan warna musik yang beragam. Berangkat dari kekayaan budaya itu, dua ujung tombak grup band cadas God Bless berencana membuat sebuah kolaborasi yang berani.
Adalah Ian Antono dan Ahmad Albar, yang terbiasa dengan musik keras ini merencanakan sebuah kolaborasi unik untuk salah satu lagunya. Menggandeng rapper sekaligus YouTuber Kemal Palevi, kedua musisi gaek ini sedang bersemangat mempersiapkan lagu lawas mereka menjadi sesuatu yang lain dan dikemas secara kekinian.
"Kita sebetulnya sudah membuat lagu yang sudah pernah hit di tahun 70-an. Lagu itu disukai orang banyak, cuma kita pingin bikin sesuatu yang cocok dinyanyikan untuk saat ini. Tentunya, disesuaikan dengan perkembangan zaman juga," kata Ian Antono saat ditemui di kawasan Kemang, beberapa hari lalu.
Masih dibungkus ruh power rock, kolaborasi ini dijanjikan akan menyuguhkan sesuatu yang baru. Lantaran, dibalut dengan sentuhan musik yang lebih modern.
Ian Antono sebagai arranger pun menuturkan pilihannya terhadap Kemal Palevi. Baginya, Kemal memang sangat berbakat, juga sudah memiliki penggemar tersendiri, dan cocok dengan apabila dipadukan dengan musik God Bless.
"Dalam sajian musik rock tidak sedikit juga yang kolaborasi dengan genre lain. Tapi, saya rasa jarang ada kolaborasi rock dengan rap. Kemal menurut saya sudah cocok mewakili rapper milenial yang ada saat ini," imbuh Ian Antono.
Diajak kolaborasi dengan God Bless, Kemal mengaku bangga. Selain itu pria 29 tahun ini juga merasa terhormat bisa berbagi sekaligus belajar dengan musisi legendaris tanah air.
"Yang jelas bergabung dengan musisi yang kita kenal legend ini mengangkat derajat saya yang muda-muda. Anak muda kolaborasi dengan milenial sudah banyak, cuma kalau sama beliau-beliau ini merupakan sebuah kehormatan. Jauh lebih baik jika kita ingat dan menghormati musisi yang hadir terlebih dahulu di industri musik," ucap Kemal Palevi.
Sayangnya, kolaborasi ini masih dirahasiakan judulnya. Namun, sedikit memberi bocoran, lagu yang dipilih adalah lagu yang banyak diminta untuk dibawakan oleh Ahmad Albar dalam setiap perform baik di tanah air maupun di negara tetangga.
"Lagu ini terkenal di Malaysia dan sering dibawakan oleh beberapa penyanyi di sana. Kita juga tidak merubah banyak aransemennya. Kali ini, warna akustiknya banyak, cuma tidak boleh dinyanyikan kalau kita perform dengan God Bless," ujar Ahmad Albar memberikan sedikit gambaran mengenai hasil kolaborasi mereka.
"Pokoknya suara gitar dari Ian agak ke Timur Tengah, tapi kiblatnya bukan India. Yang jelas lagu ini dibuat berbeda dari yang sudah ada," sambung Ahmad Albar.
Penasaran akan hasil kolaborasi mereka? Kita tunggu saja. Dipastikan kolaborasi ini siap menggetarkan telinga pencinta musik tanah air.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
