
Para pemain film Laundry Show saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Jumat (18/1).
JawaPos.com - Melibatkan sejumlah stand up comedian dan pelawak, film Laundry Show diklaim tidak hanya akan membuat penonton tertawa tetapi juga memiliki banyak pesan yang disampaikan, mulai dari percintaan hingga bagaimana menjadi pengusaha.
"Kalian semua harus nonton film ini karena film ini pasti lucu. Terus banyak keragaman di film ini, ada cinta, cinta yang serius ada, cinta yang receh ada, terus perjuangan seorang pekerja kantoran yang mau jadi pengusah ada, pelajaran hidup juga ada," ujar Gabriella Desta saat bertandang ke kantor Jawa Pos, Jakarta, Jumat (18/1).
Demikian juga disampaikan Mamat Alkatiri. Menurut stand up comedian ini, Laundry Show mengandung unsur persatuan karena berusaha menggambarkan sejumlah suku yang ada di Inonesia.
"Yang paling penting sebenernya film ini menunjukan persatuan Indonesia. Karena, semua suku ada di film ini, dengan dialognya masing-masing. Ada Pupua, Bali, Betawi, Jawa, Sunda, Batak, Melayu bahkan ada," imbuh Mamat.
Sementara itu, buat Boy William, Laundry Show dapat membangkitkan semangat setiap orang yang ingin membuat suatu usaha saat melewati suatu tantangan jatuh bangun dalam hidup. Dan saling menghargai satu sama lain. Sebab, setiap manusia memiliki masalahnya masing-masing.
"Pesannya mungkin jangan nyerah, meski banyak tantangan di dalam membuat sebuah usaha. Dalam kehidupan jangan nyerah, cari jalan keluarnya. Di hidup ini semua orang itu nggak sama, bisa dilihat dari karakter-katakter karyawannya tetapi harus memahami satu sama lain. Di sini, ada sisi kekeluargaannya juga meski tidak ada hubungan darah, pungkas Boy.
Film Laundry Show mengisahkan Kokoh (Boy William) yang bosan bekerja kantoran. Sehingga, dia memutuskan menjual mobilnya dan membuka usaha laundry.
Tanpa pengetahuan yang cukup, Kokoh pun mengalami banyak masalah di tengah jalan. Tetapi, dia memutuskan tetap bertahan dan berusaha. Hingga, tiba-tiba datang pesaing bisnis, yakni seorang wanita bernama Agustina yang diperankan oleh Gisella Anastasia.
Konflik kembali muncul saat Kokoh dihadapkan pada pilihan antara mempertahankan cintanya atau usaha laundry-nya. Penasaran akhirnya? Film yang sutradarai oleh Rizki Balki dan penulis skenario Upi ini akan tayang pada 7 Februari 2019 mendatang

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
