Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Agustus 2017 | 02.56 WIB

Garap Film Wiro Sableng, Sang Sutradara Mengaku Tegang

Para Cosplayer saat memerankan adegan khas dari toko Wiro Sableng di depan Produser Sheila - Image

Para Cosplayer saat memerankan adegan khas dari toko Wiro Sableng di depan Produser Sheila

JawaPos.com - Bagi pecinta sinetron di era-90an, serial laga Wiro Sableng merupakan salah satu tayangan yang wajib ditonton.


Selain menyuguhkan aksi-aksi silat khas nusantara, karakter tokoh yang identik dengan kapak 212 itu sangat khas. Hampir dua dekade berlalu, 'Wiro Sableng' kembali bakar hadir.


Bedanya kini dibuat versi layar lebar.


Produser Wiro Sableng, Sheila Timothy sangat antusias menggarap film ini. Terlebih dia berkesempatan menjalani kerja sama dengan Fox International Productions (FIP).


"Setelah sekian lama, memang sudah momennya kita bikin film Wiro Sableng. Saya memang approach (kepada FIP) karena punya Indonesia ini sudah saatnya diterima internasional," ujar kakak dari Marsha Timothy itu saat movie panel Wiro Sableng di Jakarta Convention Center, Senayan, Sabtu (5/8).


Sang sutradara sendiri, Angga Dwimas Sangsoko, mengaku sangat tertantang untuk menjalani shooting film ini. "Risetnya berbuku-buku, diskusinya panjang. Dari tanda tangan kontrak sudah tegang. Buku Indonesia yang panjang dan punya fans dari beberapa generasi," katanya.


Dibintangi oleh Marsha Timoty dan Vino G Bastian sebagai pemeran utama, film Wiro Sableng digadang akan menjadi film yang sangat berbeda dan mengejutkan penontonnya.


"Yang paling menarik adalah bagaimana melihat sebuah tulisan yang ditulis beberapa puluh tahun lalu, diinterpretasikan dengan sangat masa kini. Kita ingin membuat penonton surprise," ujar Angga.


Meskipun dipersiapkan dengan matang dan telah menggandeng anak perusahaan 20th Century Fox Film Corporation, tidak membuat film terlihat bergaya Hollywood. Melainkan, Angga menyatakan bahwa film ini akan kental dengan budaya Indonesia.


"Kita akan buat film ini dengan Indonesian way, cara tutur Indonesia. Jangan bayangin film ini seperti film Cina atau Hollywood. Ini akan menjadi branch mark 'ini lho, film Indonesia'," tegas Angga.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore