Marco Bezzecchi (Dok. Crash)
JawaPos.com – Marco Bezzecchi menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Marc Marquez usai insiden tabrakan yang terjadi pada MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (6/10), pembalap asal Italia itu mengakui bahwa kecelakaan tersebut merupakan akibat dari kesalahan yang ia buat di awal balapan. Bezzecchi menyesal karena insiden itu juga membuat Marquez mengalami cedera di bagian bahu dan selangka.
Kejadian terjadi di tikungan cepat nomor 7 pada putaran pertama, saat Bezzecchi berusaha mengoreksi manuvernya setelah start yang kurang baik.
Roda depan motornya mengenai bagian belakang motor Marquez, membuat pembalap asal Spanyol itu terjatuh keras di area gravel. Marquez sempat terlihat kesakitan dan langsung dibawa ke pusat medis untuk menjalani pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada cedera serius pada Marquez meski terdapat dugaan awal patah tulang selangka dan kerusakan ligamen.
Setelah melewati perawatan, Marquez mengonfirmasi melalui media sosial bahwa kondisinya stabil. Ia juga meminta para penggemar untuk tidak menyalahkan Bezzecchi karena insiden tersebut terjadi tanpa kesengajaan.
Melalui akun media sosialnya, Bezzecchi menuliskan pesan penuh penyesalan kepada Marquez dan timnya. Ia mengaku sangat menyesal atas kejadian itu dan berharap Marquez segera pulih.
"Hari ini saya membuat kesalahan dan sayangnya saya juga melibatkan Marc. Saya sangat menyesal dan meminta maaf kepadanya serta seluruh stafnya," ungkap Marco Bezzecchi.
Federasi Balap Motor Internasional (FIM) menunda sidang dengan Bezzecchi karena ia masih menjalani pemeriksaan kesehatan pascabenturan.
Namun, laporan awal menyebutkan bahwa pembalap tim VR46 tersebut kemungkinan akan menerima penalti pada Grand Prix Australia mendatang. FIM menilai bahwa insiden itu termasuk dalam kategori kesalahan pembalap meski tanpa unsur kesengajaan.
Marquez sendiri menunjukkan sikap sportif dengan tidak menaruh dendam terhadap Bezzecchi. Dalam unggahan di media sosial, juara dunia itu menyatakan bahwa semua pembalap bisa saja melakukan kesalahan di lintasan. Ia menegaskan pentingnya menjaga rasa saling menghormati antar pembalap, terutama dalam situasi berisiko tinggi seperti MotoGP.
Insiden ini menambah daftar kejadian tidak beruntung bagi Bezzecchi, yang sebelumnya juga menjadi korban tabrakan di Grand Prix Jepang.
Saat itu, ia ditabrak oleh rekan setimnya, Jorge Martin, yang mengalami patah tulang selangka dan absen di Indonesia. Dengan dua insiden berturut-turut, Bezzecchi berharap dapat bangkit dan menutup musim dengan performa lebih stabil.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
