Pecco Bagnaia. (Crash)
JawaPos.com – Pecco Bagnaia mendapat angin segar setelah melakukan perubahan besar pada motor Ducati GP25 di Balaton Park, Hungaria.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (4/9), Meski finis 14,8 detik di belakang Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang, ia kembali menemukan rasa percaya diri. Perubahan radikal itu membuat Bagnaia merasa nyaman kembali mengendarai motornya.
Bagnaia tidak menjelaskan secara detail perubahan yang dilakukan tim Ducati. Namun, ia menyebut adanya perubahan signifikan pada geometri motor, bahkan hanya beberapa sentimeter. Perubahan tersebut membuatnya lebih baik saat mengerem dan memasuki tikungan.
Sebelumnya, kamera televisi menyoroti masalah Bagnaia ketika roda belakang Ducati miliknya terlihat terangkat di udara.
Kondisi itu menegaskan adanya ketidakstabilan motor yang dialami sang juara dunia dua kali. Bagnaia mengaku situasi itu tidak dialami Marc Marquez maupun pembalap lain.
Pecco Bagnaia menilai dua sirkuit terakhir dengan karakter stop-and-go membuat kelemahannya semakin jelas. GP25 tidak mampu tampil optimal di trek tersebut.
Namun, Bagnaia yakin Barcelona akhir pekan ini akan lebih menguntungkan berkat tata letak sirkuit yang lebih mengalir.
Pebalap Italia itu juga mengingat sukses besarnya di Barcelona pada November lalu. Saat itu, ia menyapu bersih dengan merebut pole position, kemenangan Sprint, dan Grand Prix. Kenangan tersebut menjadi motivasi tambahan untuk mengulangi performa terbaiknya.
“Setelah kualifikasi di Hungaria, kami memutuskan melakukan perubahan besar, Saya merasa bahagia kembali mengendarai motor, terutama saat balapan Minggu. Kami akan melanjutkan jalur ini untuk menjaga perasaan baik di trek Barcelona.” ungkap Pecco Bagnaia seperti dikutip pada Crash.
Bagnaia masih menempati posisi ketiga klasemen MotoGP dunia dengan selisih 52 poin dari Alex Marquez. Namun, tekanan dari Marco Bezzecchi semakin terasa setelah jaraknya terpangkas menjadi 31 poin. Kondisi ini membuat persaingan perebutan posisi ketiga semakin ketat di paruh akhir musim.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
