Franco Morbidelli (Instagram @vr46racingteam)
JawaPos.com – Franco Morbidelli harus menerima kenyataan diturunkan satu posisi usai bersaing ketat dengan Luca Marini pada MotoGP Hungaria. Keputusan penalti tersebut diberikan oleh panel Stewards setelah insiden di tikungan terakhir menjelang finis.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (25/8), sepanjang balapan, Morbidelli tampil konsisten di posisi keempat. Namun, menjelang akhir lomba, posisinya diambil alih oleh Jorge Martin dan Luca Marini.
Pada tiga lap tersisa, Marini mencoba menyalip di tikungan sembilan, sementara Morbidelli berusaha bertahan di jalur luar.
Kontak ketat membuat Marini melebar hingga memotong tikungan 10, tetapi ia tetap mempertahankan posisinya. Dua lap kemudian, Stewards memberikan hukuman kepada Morbidelli berupa penurunan satu posisi.
Morbidelli pun harus melewati tikungan 11 di belakang Marini, yang akhirnya finis kelima, sementara dirinya menutup balapan di posisi keenam.
Usai balapan, Morbidelli mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan penalti. Ia menilai pertahanannya terhadap Marini sudah dilakukan dengan baik.
"Saya pikir saya sudah bertahan dengan baik, tetapi keputusan Stewards berbeda. Tidak apa-apa, tidak terlalu berpengaruh, P5 atau P6 sama saja," ujar Franco Morbidelli.
Meski demikian, Morbidelli tetap menilai akhir pekan di Hungaria sebagai hasil positif bagi timnya. Ia mengingat podium di balapan Sprint sehari sebelumnya sebagai modal semangat.
"Saya tidak merasa terlalu kuat, tetapi kami mampu bertahan dan tetap kompetitif," tambah Morbidelli.
Sementara itu, Luca Marini merasa sangat puas dengan pencapaiannya. Posisi kelima di Hungaria menjadi hasil terbaiknya sejauh ini sebagai pembalap Honda MotoGP, mengalahkan pencapaian keenam di Sachsenring.
"Ini benar-benar akhir pekan yang solid. Saya merasa nyaman sejak awal. Kami banyak berkembang akhir pekan ini. Dengan kualifikasi dan start yang baik, balapan terasa lebih mudah. Saya sangat senang dengan progres kami," ungkap Luca Marini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
