Fabio Quartararo. (Crash)
JawaPos.com – Fabio Quartararo menyebut akhir pekan MotoGP Austria bersama Yamaha sebagai pengalaman yang cukup konyol.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (21/8), Juara dunia 2021 itu kembali menjadi pebalap Yamaha terbaik di Red Bull Ring, namun hanya finis di posisi ke-15, tertinggal 25 detik dari pemenang lomba, Marc Marquez.
Quartararo mengaku tidak merasakan potensi pada motornya sejak awal akhir pekan. Ia menilai cengkeraman Yamaha sangat berkurang, sementara peningkatan performa juga tidak terlihat sepanjang balapan.
Baca Juga: Fabio Quartararo Siap Tinggalkan Yamaha jika Motor Tak Kompetitif di Musim Pertama Kontrak Baru
Kondisi tersebut membuatnya frustrasi dan ingin segera mencari pengalaman berbeda di seri berikutnya.
Balaton Park di Hungaria, yang menjadi sirkuit baru dalam kalender MotoGP, kini menjadi tujuan berikutnya.
Meski tata letaknya stop-go dinilai kurang ideal bagi Yamaha, Quartararo menegaskan tidak ada yang lebih buruk dibanding hasil di Austria. Ia berharap pengalaman di trek baru dapat membawa perubahan positif.
Menurut Quartararo, mencoba sirkuit baru selalu menyenangkan. Selain tantangan teknis, ia juga menantikan kesempatan untuk bertemu dengan para penggemar Hungaria.
Baginya, seri debut di Balaton Park menjadi peluang untuk menemukan kembali semangat dan kesenangan dalam balapan.
Direktur tim Yamaha, Massimo Meregalli, menyatakan optimisme menghadapi tantangan baru di Hungaria. Menurutnya, tim penguji Yamaha sudah menguji lintasan pada bulan Juni dan memberikan umpan balik positif.
Hal ini membuat tim lebih bersemangat untuk memahami karakteristik Balaton Park dan berusaha bangkit dari keterpurukan di Spielberg.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
