Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Februari 2017 | 06.49 WIB

Misi Palembang Jadi Tuan Rumah MotoGP 2018 Mendapat Ancaman

Dorna baru akan memutuskan kelayakan Palembang menggelar MotoGP 2018 saat sirkuit sudah siap. - Image

Dorna baru akan memutuskan kelayakan Palembang menggelar MotoGP 2018 saat sirkuit sudah siap.

JawaPos.com - Keseriusan pihak swasta membangun sirkuit di Lido, Bogor, Jawa Barat dan di Mandalika, NTB, harus disikapi serius Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Mereka bisa menjegal upaya Sumsel menjadi penyelenggara MotoGP 2018. Sekalipun, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin sudah menjalin komunikasi dengan Dorna Sports S.L di Sepang, Malaysia, pada akhir Oktober lalu.


Sinyal itu diutarakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Menteri asal Bangkalan, Madura itu, nanti akhirnya akan menyerahkan sepenuhnya kepada Dorna selaku pemilik hak komersial MotoGP, untuk memilih mana venue yang lebih siap dan memenuhi persyaratan. Mulai dari terpenuhinya kelayakan sirkuit, akses yang mudah, transportasi, dan hospitality.


"Kita lagi-lagi tergantung Dorna. Dorna pasti akan lihat bersama kontraktornya. Apakah tempat yang rencana mau dibuat (sirkuit) layak atau enggak. Seperti terpenuhinya akses transportasi dan hospitality," ungkap Menpora Imam di Jakarta. "Jadi kita tunggu endorsement Dorna. Kalau endorsement ke IMI sudah, baik itu di Lido, Palembang, atau Mandalika," lanjutnya.


Sebelumnya, Ketua IMI Pusat Sadikin Aksa menjelaskan bahwa Dorna akan melakukan penandatanganan kontrak menggelar MotoGP setelah menunggu sirkuit jadi. Jakabaring, Palembang, yang diproyeksikan menggelar MotoGP 2018 belum teken kerja sama dengan Dorna karena sirkuit belum dibangun.


April menjadi deadline Pemprov Sumsel jika ingin serius gelar MotoGP pada 2018. Sebab, persiapan gelar MotoGP 14-18 bulan, yang jika dihitung agar bisa gelar MotoGP 2018 harus dilakukan pembangunan sirkuit mulai April nanti.


"Mandalika, IMI belum terima (surat) resmi. Kami baru omongan lisan dengan Pemprov NTB yang ada hubungannya dengan pengembangan pariwisata NTB. Belum tahu banyak karena investor masih mau ketemu IMI. Kemudian Lido, suratnya sudah masuk ke Kemenpora tapi belum masuk ke kami. Yang baru terima resmi surat dari Palembang. Tapi, siapa yang paling siap? Palembang karena sudah sampai pada gambar. Namun kontrak dengan Dorna dilakukan setelah sirkuit ready," ungkapnya. (kmd/ion/ce2/ira/JPG)

Editor: Irawan Dwi Ismunanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore