
Franco Morbidelli (Instagram @frankymorbido)
JawaPos.com – Pembalap VR46 Ducati MotoGP, Franco Morbidelli, menilai perdebatan mengenai performa GP24 dan GP25 terlalu dibesar-besarkan.
Dilansir dari laman Crash pada Kamis (4/12), Morbidelli menyebut opini publik seolah membuat perbedaan kedua motor itu tampak lebih dramatis dari kenyataan. Menurutnya, Ducati tetap menjadi paket kompetitif terlepas dari spesifikasi motor yang digunakan.
Morbidelli menjelaskan bahwa baik GP24 maupun GP25 sama-sama mengalami kesulitan pada beberapa kesempatan.
Morbidelli juga menegaskan bahwa seluruh pembalap Ducati pernah menghadapi tantangan, tidak peduli spesifikasi motor yang dikendarai. Hal itu membuktikan bahwa performa tidak selalu ditentukan oleh jenis paket yang dipilih.
Meski GP25 sempat dipertanyakan di awal musim, Morbidelli menilai motor tersebut bekerja baik sepanjang tahun.
Morbidelli kemudian menyoroti dominasi Marc Marquez yang tampil konsisten dan hanya mengalami kesulitan sekali di Indonesia. Pencapaian itu disebutnya sebagai bukti bahwa GP25 tidak seburuk yang diperdebatkan publik.
Morbidelli lalu mengungkapkan bahwa para pembalap yang mencoba kedua spesifikasi tidak menemukan perbedaan signifikan.
Terlepas dari itu semua, Morbidelli menilai baik GP24 maupun GP25 mampu tampil optimal jika berada dalam kondisi terbaik. Namun, keduanya juga bisa mengalami penurunan performa apabila tidak bekerja sesuai kapasitas.
Menurut Morbidelli, Ducati telah menunjukkan kualitas tinggi sejak 2020 terlepas dari perubahan spesifikasi motor.
Morbidelli menyebut banyak pembalap GP24 maupun GP25 yang berhasil meraih hasil baik walau sempat mengalami pasang surut. Hal itu membuatnya yakin perdebatan mengenai paket terbaik tidak relevan lagi.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa perdebatan GP24 dan GP25 hanya menambah drama yang tidak diperlukan.
Morbidelli mengajak publik untuk lebih fokus pada performa keseluruhan Ducati yang tetap kompetitif. Ia menyatakan bahwa kedua paket tersebut sama-sama kuat selama bekerja dalam kondisi optimal. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
