
Pecco Bagnaia (Instagram @pecco63)
JawaPos.com – Michelin akhirnya angkat bicara mengenai penyebab Pecco Bagnaia gagal menyelesaikan balapan MotoGP Malaysia 2025 di Sirkuit Sepang.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (27/10), pabrikan ban asal Prancis itu mengonfirmasi bahwa pembalap Ducati tersebut mengalami kebocoran pada ban belakang tipe lunak yang digunakannya. Insiden tersebut terjadi saat Bagnaia tengah berada di posisi ketiga dan berpeluang besar meraih podium.
Menurut keterangan resmi, kebocoran pada ban Bagnaia disebabkan oleh adanya lubang di bagian tengah ban belakang.
Piero Taramasso selaku bos Michelin menyebut pihaknya mendeteksi tekanan ban yang turun drastis hingga berada di kisaran 0,6 hingga 0,7 bar. Kondisi tersebut membuat motor Bagnaia kehilangan kestabilan dan memaksanya untuk berhenti di putaran ke-18.
Taramasso menjelaskan bahwa kebocoran kemungkinan besar diakibatkan oleh serpihan karbon yang tertinggal di lintasan.
Taramasso menduga ban tertusuk benda tajam setelah beberapa insiden kecelakaan sebelumnya yang melibatkan Pol Espargaro, Miguel Oliveira, dan Raul Fernandez.
Bagnaia sendiri mengaku mulai merasakan gangguan pada motornya sejak lap ke-12. Awalnya, ia mengira kehilangan cengkeraman disebabkan kesalahan pengaturan ban belakang.
Namun setelah balapan berakhir, data menunjukkan bahwa tekanan ban memang terus menurun dari lap ke lap hingga membuatnya kehilangan kendali.
Pembalap asal Italia itu menyayangkan nasib buruk yang menimpanya setelah tampil kuat sepanjang akhir pekan di Sepang. Bagnaia memulai balapan dari posisi terdepan dan sempat mendominasi sprint race.
Namun, kebocoran ban memaksanya untuk pensiun dini meski sempat menunjukkan kecepatan yang mampu menandingi Alex Márquez dan Pedro Acosta.
Akibat kegagalan finis ini, Bagnaia harus rela turun ke posisi keempat klasemen sementara MotoGP 2025.
Bagnaia kini tertinggal lima poin dari pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi, yang finis di urutan ke-11 pada balapan yang sama. Sementara itu, Joan Mir dari Honda berhasil naik ke podium setelah memanfaatkan momen mundurnya Bagnaia.
Pihak Michelin menyatakan akan melakukan analisis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya lubang pada ban tersebut. Mereka berkomitmen memastikan kejadian serupa tidak terulang di seri berikutnya.
“Kami akan mempelajari semua data untuk memahami seberapa besar kerusakannya dan bagaimana itu bisa terjadi,” ungkap Taramasso. (*)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
