Marco Bezzecchi dan Jorge Martin (Instagram @aprilia)
JawaPos.com – Marco Bezzecchi mengalami akhir pekan berat di MotoGP Motegi setelah kecelakaan pada Sprint Race dengan rekan setimnya, Jorge Martin.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (30/9), Diketahui Bezzecchi memulai start dari posisi kesembilan membuat peluangnya semakin sulit di trek yang menuntut konsistensi. Namun, ia tetap mampu bangkit pada hari Minggu untuk finis di posisi keempat.
Kecelakaan di Tikungan 1 terjadi ketika Jorge Martin, yang memulai dari posisi ke-17, kehilangan kendali dan menabrak sisi motor Bezzecchi.
Insiden tersebut membuat keduanya terlempar keluar lintasan dengan kondisi cedera yang cukup serius. Martin mengalami fraktur bahu, sedangkan Bezzecchi menderita memar di kaki, tangan, punggung, dan leher. Bezzecchi menyebut bagian terburuk adalah cedera di kaki kanannya.
“Setalah kejadian otot paha saya penuh darah, begitu juga lutut. Menekuk kaki sangat sulit,” ungkap pembalap asal Italia seperti dikutip pada Crash.
Usai kecelakaan, Bezzecchi langsung menghampiri Martin untuk memastikan kondisinya. Ia mengaku lega karena dirinya tidak mengalami patah tulang serius. Namun, melihat Martin yang kesakitan memegang bahunya, ia memilih tidak banyak bicara dan memberi ruang.
Baca Juga: Marco Bezzecchi Catat Waktu Tercepat pada Sesi Practice MotoGP Jepang 2025 di Sirkuit Motegi
Meski insiden tersebut cukup keras, Bezzecchi menegaskan hubungannya dengan Martin tetap baik. Ia bahkan mengapresiasi permintaan maaf dari rekan setimnya setelah pemeriksaan medis. Bezzecchi menilai kesalahan tersebut murni insiden balap tanpa ada masalah personal.
Untungnya, Bezzecchi masih bisa kembali tampil pada balapan utama dan menyelamatkan posisi keempat.
Hasil ini penting untuk menjaga peluangnya bersaing di papan atas klasemen dunia. Namun, ia kini tertinggal 32 poin dari Francesco Bagnaia menjelang seri berikutnya di Indonesia.
Sementara itu, Jorge Martin harus kembali ke Eropa untuk menjalani operasi patah tulang selangka. Ini menjadi rawat inap keempat bagi Martin di musim yang penuh cedera. Situasi ini membuat Aprilia harus bekerja ekstra menjaga konsistensi performa timnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
