alexametrics

Mungkin Kita Kurang Sesajen

Oleh: OKKY MADASARI
16 Januari 2022, 10:19:40 WIB

Dalam Pidato Kebudayaan tahun 1977, Mochtar Lubis menyebut salah satu ciri manusia Indonesia adalah artistik. Tumbuh dekat dengan alam membuat manusia Indonesia memiliki daya kesenian yang menonjol dibanding bidang-bidang lainnya.

HAL serupa diungkapkan intelektual asal Malaysia, Syed Naquib Al-Attas. Menurut Naquib, karakter asli bangsa di kepulauan Nusantara adalah kepandaian dalam ekspresi seni. Sedangkan olah pikir ilmiah baru masuk ke Nusantara setelah bangsa-bangsa asing datang ke kepulauan ini. Dimulai dari pengaruh Islam pada abad ke-15 dilanjutkan dengan kedatangan bangsa Eropa pada masa-masa selanjutnya.

Manusia Nusantara belajar tentang alam dan masalah kehidupan melalui karya sastra dan karya seni, bukan melalui ilmu ilmiah. Dari dongeng yang disampaikan turun-temurun, dari tembang-tembang macapat, sejarah dicatat, dan nilai-nilai kehidupan ditanamkan. Dalam sejarah kesusastraan klasik Nusantara, bentuk-bentuk tulisan yang pertama muncul selalu berupa syair, sajak, atau dalam bahasa Jawa disebut geguritan.

Ketika kita memahami bahwa sejarah selalu berulang hingga membentuk pola yang bisa dipelajari, sesungguhnya semua hasil olah rasa manusia Nusantara tersebut adalah catatan atas berbagai tantangan yang dihadapi sepanjang sejarah dan apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapinya.

Tapi, kita selalu lupa dan akibatnya selalu gagap menghadapi setiap peristiwa seolah itu adalah hal yang baru kali pertama terjadi dalam sejarah peradaban manusia. Pandemi ini contohnya. Kita kelimpungan, kita sama sekali tak tahu apa yang harus dilakukan, bahkan kita terus mengulang-ulang kebodohan hingga membuat virus semakin tersebar dan kita semua harus menanggung akibat berkepanjangan. Kisah tentang wabah telah muncul dalam Babad Tanah Jawi yang ditulis pada abad ke-18. Dikisahkan bahwa setelah Amangkurat I wafat, banyak orang sakit di Mataram. Udara terasa kurang enak, hujan tak turun, suhu bumi terasa panas hingga seperti sedang terbakar. Banyak orang kena sakit borok, kudis, patek, bubul, dan berbagai penyakit sejenis. Orang yang sakit di pagi hari meninggal di sore hari.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini: