alexametrics

Saat Perempuan Bukan Sekadar Konco Wingking

Oleh Shierly Novalita Yappy*
18 Juli 2021, 08:11:18 WIB

Liem Satya Limanta dengan jeli mendedah tiga film untuk memotret representasi perempuan sebagai agen penghadiran nasionalisme.

BISA jadi sudah banyak buku yang membahas isu nasionalisme ataupun perempuan. Namun, tidak banyak penulis yang mengupas tuntas dua isu tersebut secara bersamaan.

Terlebih jika dikaitkan dengan pernak-pernik permasalahan kehidupan di daerah perbatasan Indonesia. Karena itu, buku ini berbeda.

Perempuan, nasionalisme, dan perbatasan merupakan tiga kata kunci dalam buku yang terdiri atas enam bab ini. Dengan memosisikan film sebagai sebuah teks yang mengonstruksi makna, Liem Satya Limanta dengan jeli mendedah tiga film untuk memotret representasi perempuan sebagai agen penghadiran nasionalisme.

Jika Batas (2011) dan Tanah Surga… Katanya (2012) menampilkan tokoh perempuan dengan isu perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, Tanah Air Beta (2010) berlatar belakang isu perbatasan Pulau Timor yang terletak di antara Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Timor Leste.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads