
Anies-Sandi
JawaPos.com - Dua bulan lebih menjabat, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakilnya Sandiaga Uno berniat mengubah beberapa kebijakan dan peraturan gubernur yang dibuat pemerintah sebelumnya.
Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, tingkah laku Anies tersebut sebagai upaya balas dendam politik. Menurutnya, Anies seharusnya lebih fokus menata ibu kota bukan malah membuat Jakarta mengalami kemunduran.
"Ini jadinya ada sisi politik, ada politik balas dendam. Bahkan, Pak Gubernur (Anies) ini dalam membuat keputusan atau suatu kebijakan itu selalu mau tampil beda jadi mengarah ke pencitraan. Semuanya mau beda," kata Trubus saat dihubungi JawaPos.com, Senin (25/12).
Beberapa kebijakan yang akan diubah Anies seperti larangan sepeda motor, peraturan gubernur terkait electronic road pricing (ERP) atau jalan berbayar, kegiatan agama di Monas, Reklama LED dan penataan kampung akuarium.
Dia menegaskan, alangkah lebih baik mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu melanjutkan kebijakan sebelumnya yang dianggap baik, bukan merubah dan membuat kemunduran ibu Kota DKI Jakarta.
"Pesoalannya Pak gubernur ini selalu ingin menunjukkan eksitensi yang beda, kemudian jadi persoalan politik yang menunjukkan kapasitas kemampuan Jakarta mengalami kemunduran. Karena lebih banyak ke pencitraan jadinya," tegasnya.
Salah satu peraturan gubernur yang telah diubah Anies adalah tentang penggunaan kawasan Monumen Nasional. Kawasan Monas yang dulu tidak bisa digunakan untuk kegiataan keagamaan, kebudayaan, dan kesenian. Namun, di era Anies, aturan itu akan diubah dengan megizinkan kegiatan keagamaan, kebudayaan dan kesenian digelar di Monas.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
