Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2017 | 23.30 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Bestari: Keputusan Politik yang Sangat Besar

Bestari Barus (kanan) saat menemani Ahok blusukan di Blok G Tanah Abang. - Image

Bestari Barus (kanan) saat menemani Ahok blusukan di Blok G Tanah Abang.

JawaPos - Wacana pemindahan ibu kota akan segera terealisasi dalam beberapa minggu ke depan. Pasalnya, saat ini pemerintah pusat tengah mengkaji beberapa kota yang akan menjadi ibu kota pengganti.


Anggota Komisi D DPRD DKI, Bestari Barus turut menyoroti pemindahan ibu kota Indonesia. Dia mengatakan keputusan yang ambil oleh pemerintah pusat tentunya tidak sembarangan.


Menurut dia, keputusan itu sudah dikaji terlebih dahulu dan pertimbangan yang besar. "Saya kira bahwa tentu satu keputusan politik yang sangat besar. Yang membutuhkan persetujuan banyak pihak," kata Bestari kepada JawaPos.com, Kamis (14/12).


Kabar pemindahan ibu kota ini sendiri sudah sejak lama diwacanakan dari zaman kepemimpian era Soekarno. Namun, memang dibutuhkan waktu panjang untuk mencapai keputusan akhir. Politikus partai NasDem ini mengaku akan patuh dan taat dengan keputusan politik yang diambil oleh pemerintah pusat.


"Kalau konstitusi memang mengarahkan ke arah sana seperti itu, ya kami dari Fraksi Nasdem rasanya akan taat dan patuh kepada hukum yang berlaku. Jadi tidak dalam posisi mendukung atau menolak, namun kita akan taat patuh apa bila harus seperti itu," ungkapnya.


Beberapa nama kota pun sempat mencuat sebagai ibu kota pengganti. Tetapi sampai saat ini pemerintah pusat belum memberikan kepastian kota yang dianggap cocok sebagai pusat pemerintahan Indonesia.


"Tentu itu harus melalui kajian-kajian, kemudian melalui tahapan-tahapan sebagaimana diatur dalam hukum ketatanegaraan kita," pungkasnya.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa hingga saat ini sudah ada beberapa pilihan daerah yang akan ditetapkan sebagai ibu kota. Nantinya, daerah-daerah tersebut akan dimasukkan dalam kajian.


"Sudah muncul beberapa kandidat, nanti akan disampaikan dalam kajiannya," ujarnya usai Sarasehan 100 Ekonom di Grand Sahid, Jakarta, Selasa (12/12). (eve/evi)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore