
Corporate Communication Manager PT KCI, Aldi Hakim Nasution.
JawaPos.com - Pengakuan netizen soal kasus pelecehan seksual yang terjadi di gerbong khusus wanita menghebohkan jagat dunia maya. Oleh sebab itu, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan melakukan beberapa pencegahan agar kejadian tersebut tidak terulang.
Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan curhatan seorang netizen yang menjadi saksi mata terjadinya pelecehan seksual di KRL pada Kamis, (7/12) minggu lalu. Netizen tersebut diketahui bernama Virginia Rapp membagikan pengalamannya di media sosial Instagram saat melihat tindak pelecehan seksual kepada salah satu penumpang KRL oleh sosok pria tak dikenal. Sontak, curhatan Virginia tersebut menjadi viral di media sosial.
Corporate Communication Manager PT KCI, Aldi Hakim Nasution, turut merasa prihatin dan meminta maaf kepada seluruh pengguna PT KCI atas kejadian tak mengenakkan seperti ini. Dia mengatakan, hal seperti itu sudah jarang terjadi, namun pihaknya menyesalkan masih adanya kasus pelecehan seksual.
"Beberapa kali sudah tertangkap pelakunya, baik di dalam kereta, toilet, stasiun, ada juga kejadian seperti itu dan beberapa sudah diserahkan pada proses hukum. Namun memang beberapa ada juga yang sulit teridentifikasi pelakunya. Kami sekali lagi minta maaf," kata Aldi di Kantor PT KCI, Jakarta Pusat, Senin (11/12).
Meski demikian, kata Aldi, pihak PT KCI sebelumnya sudah berupaya melakukan pencegahan-pencegahan, seperti menyebar petugas di setiap titik stasiun kereta api. Namun, karena kejadian tersebut berada di dalam gerbong kereta api, standar pelayanan pun mengikuti ketentuan dari pemerintah setempat, yaitu setiap satu rangkaian kereta hanya terdapat dua petugas pengamanan.
"Kami (PT KCI) gandakan menjadi rumusnya menjadi dua kereta atau dua gerbong satu tugas pengamannya. Itu yang berseragam, yang tidak berseragam pun kami sebar untuk mengantisipasi seperti hal-hal (pelecehan seksual) yang viral di media sosial tersebut," ungkapnya.
Berbagai cara untuk mengantisipasi telah dilakukan, bahkan pihaknya pun bekerja sama dengan kepolisian untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Pelaku yang tertangkap tangan pun langsung diserahkan kepada polisi.
"Kami juga bekerja sama dengan pihak kepolisian bagaimana kalau ada yang tertangkap di stasiun supaya lancar sampai proses hukum," pungkas dia.
Baca juga cerita tentang Pelecehan Seksual di KRL di:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
