Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Desember 2017 | 01.10 WIB

Siaga Banjir Rob, Anies: Dua Hari ke Depan Permukaan Air Meningkat

Banjir rob yang melanda permukiman nelayan di Jakarta Utara ditanggulangi dengan karung berisi pasir. - Image

Banjir rob yang melanda permukiman nelayan di Jakarta Utara ditanggulangi dengan karung berisi pasir.

JawaPos.com - Siklus cuaca ekstrem masih terus melanda wilayah Ibu Kota Jakarta. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan beberapa wilayah mengalami musibah banjir. Bahkan, banjir rob yang disebabkan air laut pasang sempat menggenangi wilayah permukiman Jakarta Utara.


Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta jajaran satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk tetap waspada karena permukaan air diprediksi masih akan meningkat hingga dua hari ke depan. Dia berharap, tak terjadi bencana yang merugikan warga di wilayah tersebut.


"Sampai dua hari ke depan ini, permukaan air akan meningkat dan sesudah dua hari akan turun. Jadi dua hari ini statusnya siaga, 24 jam siap. Sambil kita berharap mudah-mudahan tak terjadi bencana," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/12).


Sebelumnya, Anies bersyukur karena banjir rob yang terjadi kemarin cepat tertangani. "Kemarin Alhamdulillah pukul 16.00 sudah tertangani, sudah kering lagi. Tapi kami akan siap terus terutama sampai dua hari ke depan," kata dia.


Secara terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyebut penanganan banjir rob jangka panjang dapat ditangani dengan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Namun, untuk sementara waktu ditanggulangi dengan karung berisi pasir.


"Karung (sementara) dan NCICD itu mungkin jangka panjangnya. Tapi untuk sementara karung pasir dan pompa harus 100 persen ada dan pastikan 24 jam siap untuk banjir rob," terangnya.


Sebagai informasi, permukiman nelayan di Kampung Nelayan, Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, termasuk yang terendam rob. Air yang tiba-tiba masuk pukul 09.00-10.00 pagi itu membuat Jalan Dermaga Baru, Kaliadem, Gang Empang terendam hingga 130 sentimeter.


Setelah penanganan dengan menggunakan karung berisi pasir dan menyiagakan pompa air di beberapa lokasi, air yang melimpas ke permukiman warga berangsur-angsur surut. Namun, kondisi itu diperkirakan akan masih terjadi dua hari ke depan.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore