
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Andri Yansyah
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempercepat pelaksanaan program One Karcis One Trip (OK OTrip) Rp 5.000. Kendati demikian, program tersebut baru bisa melayani moda transportasi darat berbasis jalan bertrayek.
Sebagaimana disebutkan, OK OTrip hanya bisa dinikmati pengguna bus, kopaja, metro mini dan angkutan kota (angkot) KWK yang sudah terintegrasi dengan Transjakarta. Sedangkan moda berbasis rel, seperti kereta rel listrik (KRL), light rail transit (LRT) dan mass rapid transit (MRT) belum termasuk kedalamnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Andri Yansyah menyebut tidak ada target untuk bisa mengintegrasikan seluruh moda di Jakarta. OK OTrip dengan angkutan berbasis jalan diberlakukan karena mengejar 100 hari kerja Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno.
"Yang penting, uji coba dulu. Belum sama kereta. Ya uji coba kita usahakan sebelum 100 hari kerja (Anies-Sandi)," kata Andri.
Dia mengungkapkan, uji coba dilakukan dengan menjalankan 80 armada angkutan. Hal itu untuk melihat efektivitas 283 trayek yang ada di ibu kota dalam jangka waktu paling lama tiga tahun.
Persoalan public service obligation (PSO) juga menjadi salah satu pertimbangan. Sementara itu masih dalam kajian, menurut Andri, yang terpenting saat ini adalah menyediakan layanan terbaik untuk masyarakat Jakarta.
"Yang pasti kita gunakan PSO. Otomatis, bukan hanya permudah atau gampang untuk izinnya, tetapi layanan yang terbaik untuk masyrakat," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
