
Gubernur DKI Anies Baswedan
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap pernyataan Wagub Sandiaga Uno yang menyebut pejalan kaki menjadi penyebab kesemrawutan di Tanah Abang. Hal tersebut sempat menghebohkan masyarakat yang mengetahuinya melalui media massa.
Membela Sandi, Anies mengatakan bahwa itu hanya salah satu penyebab kemacetan, namun ada hasil riset yang lain.
"Anda baca yang lengkap dong. Itu kan, hasil riset saja," kata Anies saat dikonfirmasi di Balai Kota, Selasa (7/11).
Dia pun mengingatkan hasil riset lainnya, yakni pembangunan di sekitar lokasi, angkutan kota (angkot) yang mengetem, dan sekitar 300 ribu pejalan kaki yang tumpah dari stasiun Tanah Abang. Sementara, pedagang kaki lima (PKL) dianggap tak terlalu menyumbat kawasan tersebut.
Sebelumnya, Sandi menuding pejalan kaki juga merupakan faktor kepadatan lalu lintas setelah melakukan pemantauan Tanah Abang melalui kamera drone pada Senin (6/11) pagi.
"Ternyata penyebab kesemrawutan itu nomor dua, tumpahnya pejalan kaki yang keluar dari Stasiun Tanah Abang,” tuturnya, Senin (6/11).
Sementara untuk pedagang kaki lima (PKL) kata dia jumlahnya tak banyak, sehingga tak bisa dikategorikan sebagai faktor penyebab kesemrawutan.
“Ada tapi jumlahnya enggak banyak. Cuma di bawah 300 jumlahnya jadi kalau ditata enggak akan liar,” sambung dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
