
Hanna Anisa, alumni mahasiswa UI yang disebut-sebut sebagai pemeran video porno itu.
JawaPos.com - Video Hanna Anisa yang viral masih menjadi perbincangan hingga saat ini. Satu pertanyaan besar yang belum terjawab sampai sekarang, siapa sebenarnya orang yang menyebarkan adegan ranjang itu ke jagat maya pertama kali?
Pakar Informasi Teknologi (IT) Nathan Gusti Ryan telah menganalisis metadata video tersebut. Hal yang bisa dicari adalah format, frame, bit rate dan media pengambilan video itu sendiri.
"Dari format, frame, dan bit rate mengindikasikan file yang tersebar itu hasil editing atau olahan lebih lanjut," tutur Nathan kepada JawaPos.com, Jumat (27/10).
Nathan melanjutkan, video yang tersebar tersebut berformat MP4. Dari analisis metadata, kualitas dan kondisi pengambilan gambar, Nathan menyatakan bahwa video itu direkam dengan handycam portable.
"Kalau handycam keluaran terbaru bisa menghasilkan video berformat MP4. Jadi, video itu dibuat dalam waktu dekat ini sebelum tersebar luas," ungkap pria asal Jember tersebut.
Keyakinan Nathan bahwa adegan itu direkam dengan handycam portable terlihat pada menit ke 1:21 dan 4:45. Pada adegan tersebut terlihat tangan cowok yang berhubungan intim dengan Hanna, mengambil kamera dengan mudah.
“Jika direkam dengan handphone ditambah mini tripod, si cowok tidak akan semudah itu meraihnya,” papar Nathan.
Dari sana, Nathan juga berkeyakinan bahwa si cowok terlihat sangat senang dan seperti sudah terbiasa dalam pengambilan gambar.
"Tampak perannya (si cowok) saat memegang kamera. Selanjutnya video itu ditarik ke komputer kemudian di-edit oleh dia," sebut Nathan yang juga founder komunitas underground Gerandong Team White Hacker tersebut.
"Dari berbagai kasus penyebaran video porno, biasanya cenderung si cowok yang berperan aktif sebagai penyebar video," lanjutnya.
Namun, Nathan menyebut bahwa dirinya perlu menggarisi satu hal pada kasus video Hanna ini. Dia menyebut bahwa fenomena perkembangan internet saat ini benar-benar cepat, mudah.
Untuk mendapat video itu saja, penjelajah dunia maya cuma butuh waktu sekitar 5 menit. Video tersebut juga beredar dengan cepat melalui grup-grup WhatsApp.
"Dari WA, video itu tersimpan pada memory gadget yang selanjutnya bisa dikirimkan kepada siapa saja dengan mudah dan cepat pula," tandas Nathan.
Nathan mengimbau agar dari kasus ini masyarakat bisa lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget, terutama untuk pengambilan foto dan video yang berbau porno. Jangan sampai menyesal setelah foto atau video porno tersebut menyebar kemana-mana.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
