
JLNT Casablanca dilintasi pesepeda motor
JawaPos.com - Seringnya pesepeda motor melintasi jalan layang non tol (JLNT) Casablanca menunjukkan ruas jalan itu terkesan sia-sia. Sebab Pemprov DKI Jakarta semula membangun jalan itu untuk menekan kemacetan lalu lintas untuk ruas Kampung Melayu menuju Tanah Abang.
Apalagi konstruksinya yang sangat tinggi dan tidak diperuntukkan kepada sepeda motor. Sebab bila tetap dilalui sepeda motor, maka itu akan berisiko terhadap keselamatan pesepeda motor itu sendiri.
Pengamat Transportasi Universitas Indonesia (UI) Ellen Tangkudung menuturkan, pelanggaran JLNT sepenuhnya adalah kesalahan dari pengendara sepeda motor itu sendiri. Mereka dengan berani melanggar aturan yang sudah tertera dengan jelas pada rambu-rambu dan membahayakan dirinya sendiri.
"Pengendaranya yang tidak tertib, tidak mau mengikuti aturan. Itu udah level aturan Undang-Undang dan sudah ada rambu-rambunya, juga tidak boleh lewat situ. Tapi kok masih dilewati juga. Padahal dari sisi safety-nya sangat mengkhawatirkan," tegas Ellen saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (26/7).
Ellen menegaskan, kesalahan itu tidak dapat dititikberatkan kepada petugas atau kepolisian. Pasalnya, mereka telah menjalani tugas dengan baik dengan melakukan penilangan.
Menurutnya, tanpa diingatkan dan penjagaan ketat oleh petugas, pengendara seharusnya bisa menyadari aturan yang ada. Sebab tertib lalu lintas itu adalah adalah kewajiban. "Kalau namanya petugas, jika salah ya ditilang," ungkap Kepala Laboratorium Transportasi UI itu.
Di ruas jalan ini, petugas tidak perlu lagi untuk mengingatkan. Sebab rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang jelas. Maka tidak perlu selalu ada petugas untuk mengawasi jalan layang itu. "Karena petugas itu kan tidak bisa selalu menjaga orang yang salah," ujarnya.
Sebenarnnya, kata Ellen, jalan layang Casablanca dibangun agar menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan di Pemprov DKI Jakarta. Kemudian solusi lainnya yakni peningkatan transportasi umum dan rekayasa lalu lintas. Maka jika pengendara motor masih ikut melintasinya, usaha tersebut akan sia-sia.
Sebagaimana diketahui, JLNT Casablanca yang menghubungkan Kampung Melayu-Tanah Abang itu, tempat yang paling sering dilintasi oleh pesepeda motor. Hal itu merupakan sebuah pelanggaran, karena di ramp on jalan itu telah terpasang rambu larangan bagi sepeda motor.
Alasan lainnya angin yang berembus di atas JLNT Casablanca terlalu kencang untuk pengendara sepeda motor, sehingga rawan akan kecelakaan.
Belakangan ini tengah viral video yang merekam aksi pelanggaran pengendara sepeda motor yang melewati JLNT tersebut di media sosial Twitter yang diunggah oleh akun @didut milik Dian Adi Prasetyo.
Atas tayangan itu warganet pun saling berkicauan membalas unggahan video tersebut. Mereka mencibir sekaligus keheranan atas aksi para pelanggar lalu lintas itu. Sebagian pula menyayangkan kelakuan pengendara yang tidak tertib aturan dan memalukan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
