Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Juli 2017 | 01.40 WIB

Diterobos Pesepeda Motor, Jalan Layang Casablanca Sia-sia

JLNT Casablanca dilintasi pesepeda motor - Image

JLNT Casablanca dilintasi pesepeda motor

JawaPos.com - Seringnya pesepeda motor melintasi jalan layang non tol (JLNT) Casablanca menunjukkan ruas jalan itu terkesan sia-sia. Sebab Pemprov DKI Jakarta semula membangun jalan itu untuk menekan kemacetan lalu lintas untuk ruas Kampung Melayu menuju Tanah Abang.


Apalagi konstruksinya yang sangat tinggi dan tidak diperuntukkan kepada sepeda motor. Sebab bila tetap dilalui sepeda motor, maka itu akan berisiko terhadap keselamatan pesepeda motor itu sendiri.


Pengamat Transportasi Universitas Indonesia (UI) Ellen Tangkudung menuturkan, pelanggaran JLNT sepenuhnya adalah kesalahan dari pengendara sepeda motor itu sendiri. Mereka dengan berani melanggar aturan yang sudah tertera dengan jelas pada rambu-rambu dan membahayakan dirinya sendiri.


"Pengendaranya yang tidak tertib, tidak mau mengikuti aturan. Itu udah level aturan Undang-Undang dan sudah ada rambu-rambunya, juga tidak boleh lewat situ. Tapi kok masih dilewati juga. Padahal dari sisi safety-nya sangat mengkhawatirkan," tegas Ellen saat dihubungi oleh JawaPos.com, Rabu (26/7).


Ellen menegaskan, kesalahan itu tidak dapat dititikberatkan kepada petugas atau kepolisian. Pasalnya, mereka telah menjalani tugas dengan baik dengan melakukan penilangan.


Menurutnya, tanpa diingatkan dan penjagaan ketat oleh petugas, pengendara seharusnya bisa menyadari aturan yang ada. Sebab tertib lalu lintas itu adalah adalah kewajiban. "Kalau namanya petugas, jika salah ya ditilang," ungkap Kepala Laboratorium Transportasi UI itu.


Di ruas jalan ini, petugas tidak perlu lagi untuk mengingatkan. Sebab rambu-rambu lalu lintas sudah terpasang jelas. Maka tidak perlu selalu ada petugas untuk mengawasi jalan layang itu. "Karena petugas itu kan tidak bisa selalu menjaga orang yang salah," ujarnya.


Sebenarnnya, kata Ellen, jalan layang Casablanca dibangun agar menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan di Pemprov DKI Jakarta. Kemudian solusi lainnya yakni peningkatan transportasi umum dan rekayasa lalu lintas. Maka jika pengendara motor masih ikut melintasinya, usaha tersebut akan sia-sia.


Sebagaimana diketahui, JLNT Casablanca yang menghubungkan Kampung Melayu-Tanah Abang itu, tempat yang paling sering dilintasi oleh pesepeda motor. Hal itu merupakan sebuah pelanggaran, karena di ramp on jalan itu telah terpasang rambu larangan bagi sepeda motor.


Alasan lainnya angin yang berembus di atas JLNT Casablanca terlalu kencang untuk pengendara sepeda motor, sehingga rawan akan kecelakaan.


Belakangan ini tengah viral video yang merekam aksi pelanggaran pengendara sepeda motor yang melewati JLNT tersebut di media sosial Twitter yang diunggah oleh akun @didut milik Dian Adi Prasetyo.


Atas tayangan itu warganet pun saling berkicauan membalas unggahan video tersebut. Mereka mencibir sekaligus keheranan atas aksi para pelanggar lalu lintas itu. Sebagian pula menyayangkan kelakuan pengendara yang tidak tertib aturan dan memalukan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore