
Ilustrasi
JawaPos.com - Satu unit kapal motor (KM) Zahro Expres yang menghubungkan Kali Adem - Pulau Tidung terbakar di perairan Pulau Bidadari, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (1/1).
Empat orang dikabarkan meninggal di insiden nahas itu, sementara 96 orang lain selamat.
Kepala Seksi Pencegahan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Kepulauan Seribu, Eko Mahendro mengatakan, kapal kayu itu bertolak dari Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan Jakarta Utar- pukul 08.50 WIB menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan dengan muat penumpang sekitar 100 orang.
"Kejadian sekitar pukul 09.24 WIB pagi. Empat orang meninggal di tempat dan satu orang selamat dengan luka bakar dan yang 95 orang lagi berhasil dievakuasi ke kapal lain," katanya, Minggu (1/1).
Dia menambahkan, saat ini situasi pemadaman kapal masih sedang berlangsung oleh sejumlah petugas. Diduga api berasal dari percikan api mesin yang menyambar ke jerijen bensin.
"Pengerahan dua unit pompa dan satu unit fire boat. Bagian dalam engine kapal hangus dan kondisi kapal tinggal bagian badan nampak luar saja," tukas dia. (elf/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
