
Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono
JawaPos.com - Polda Metro Jaya mengambil langkah tegas terhadap rekan bisnis Sandiaga Uno, Andreas Tjahjadi. Dini hari tadi, Andreas dijemput paksa oleh penyidik Polda Metro Jaya setelah sempat pergi ke Jepang dan Amerika Serikat. Pasalnya, dia mangkir dari pemeriksaan sebanyak dua kali panggilan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono membenarkan penjemputan itu , menurut dia, Andreas dijemput pada Kamis (13/4) dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Kini, Andreas sudah di Polda Metro untuk dilakukan pemeriksaan.
"Intinya dua kali dipanggil tidak hadir ya sudah kita tadi malam karena ada informasi kita ambil di Bandara dan bawa ke Polda," kata Argo, Kamis (13/4).
Sekarang, kata dia, Andreas sedang dimintai keterangannya oleh penyidik terkait kasus dugaan penggelapan tanah sebagaimana yang dilaporkan oleh Edward Soeryadjaya melalui kuasanya Fransiska Kumalawati Susilo, sementara status Andreas masih sebagai saksi. "Masih saksi, sekarang kan sedang diperiksa dan masih saksi sehingga belum ditahan," ujarnya.
Lanjut mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini mengatakan pihaknya juga belum mengambil langkah yang jauh terkait pencekalan terhadap Andreas. Karena menurut dia, sementara ini Andreas statusnya masih sebagai saksi. "Kan masih saksi, nanti kita lihat dulu lah ya. Masa saksi dicekal," jelas dia.
Untuk diketahui, Edward Soeryadjaya memberi kuasa kepada Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Sandiaga Uno dan rekan bisnisnya Andreas ke Polda Metro terkait kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten.
Sandiaga mengaku mengenal nama Rr Fansiska Kumalawati Susilo yang merupakan istri kedua Edward Soerjadja. Edward Soerjadja adalah anak pendiri Astra International, William Soerjadjaja. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
