Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2017 | 23.06 WIB

Timses Sebut Dukungan PKB DKI Jadi Kunci Kemenangan Ahok-Djarot

Cagub - Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat. - Image

Cagub - Cawagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat.

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta resmi mendukung duet Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Menurut Tim Pemenangan Ahok-Djarot, dukungan itu sangat bermakna demi kemenangan petahana di putaran kedua.


"Terutama kita tahu PKB merupakan sebuah partai yang berbasis NU, gerakan Islam terbesar di Indonesia," kata Jubir Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni ketika dihubungi, Senin (10/4).


Selain itu, kata Raja, dengan bergabungnya PKB, bisa membuktikan kepada publik bahwa isu-isu terutama tentang penodaan agama Islam dan haram memilih pemimpin nonmuslim tidak lah benar.


Apalagi, Raja berujar bahwa di PKB merupakan partainya para ulama. Sehingga, pertimbangan mengenai keagamaan pun harusnya dilakukan dan alasan mengapa menyematkan dukungan kepada nonmuslim.


Menurutnya, dukungan PKB bakal menjadi kunci kemenangan Ahok-Djarot. "Terutama menyasar kaum atau kelompok swing voters yang masih ragu dengan aspek keagamaan," tuturnya.


Untuk diketahui, DPW PKB DKI Jakarta Minggu (9/4) sore telah secara resmi mendukung pasangan Ahok-Djarot di GOR Ragunan.


Dalam acara Isra Mi'raj PKB sekaligus deklarasi, Ketua DPW PKB DKI Hasbiallah Ilyas mengibaratkan kepala daerah seperti sopir.


"Sedikit cerita, tadi saya jalan dari Pulomas ke Ragunan itu nyasar-nyasar karena sopir saya baru, nggak tahu tuh dia jalan ke Ragunan. Kalau gubernur baru kan nggak tahu juga jalanan. Jadi kita cari sopir itu yang sudah paten sudah mengerti," ujar Hasbi saat menyampaikan kata sambutan.


Di acara deklarasi turut hadir Djarot. Di hadapan kader PKB yang hadir, Hasbi meminta masyarakat untuk tidak main-main dalam memilih gubernur dan wakil gubernur Jakarta untuk periode 2017-2022.


"Jakarta ini miniatur, barometer Indonesia. Wajib hukumnya Jakarta dipegang oleh ahlussunnah wal jamaah," kata Hasbi.


"Pak Djarot ini orang NU asli, dia datang ke pengajian bukan cuma di Pilkada. Waktu jadi wakil gubernur sering keliling sama PKB, itu tanda beliau menghormati kami kaum nahdliyin dan PKB," tutupnya. (uya/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore