
Ilustrasi
JawaPos.com - Pemkot Administrasi Jakarta Selatan akan menertibkan bangunan di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (11/7) mendatang. Penertiban dilakukan sebagai bagian dari proyek normalisasi Sungai Ciliwung.
Sebelumnya, Pemkot Jakarta Selatan sudah menerbitkan SP 3. Warga RT 01 hingga 04 RW 12 Bukit Duri di bantaran Ciliwung itu akan direlokasi ke Rusun Rawa Bebek, Rusun Komarudin, Rusun Pulo Gebang, dan Rusun Bekasi KM 2.
Unit rusun itu diundi bertahap pada 15 Maret 2017, 20 Mei 2017, dan 12 Juni 2017 lalu. Sementara itu, warga Bukit Duri yang terkena dampak penertiban normalisasi Kali Ciliwung hari ini mulai pindah ke Rusunawa Cakung.
Pemindahan ini merupakan kelanjutan dari proses sebelumnya yang telah dicanangkan Pemprov DKI. "Ya hari ini mulai pindah, sudah berapa mobil, dan terus sampai nanti penertiban hari Selasa. Sebenarnya sudah banyak dari sebelum puasa, sudah pada pindah," ujar Camat Tebet Jakarta Selatan Mahludin, kemarin (5/7).
Dia menerangkan, sebagian warga memang telah pindah saat bulan puasa lalu. Namun dia menyebut belum semua barang diangkut dan dilanjutkan pada hari ini sampai hari penertiban nanti. Dia pun menjelaskan warga yang terkena dampak normalisasi Ciliwung ini sebanyak 355 keluarga. Hingga bulan lalu, 318 keluarga telah pindah.
Beberapa warga juga ada yang tidak mengambil rusunawa. "Dari bulan puasa, sudah pada pindah. Dari 355, yang sudah pindah 318, tapi belum ada yang pindah full. Kemudian ada 17 yang nggak ngambil rusun," ucapnya.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pihaknya akan memenuhi hal-hal teknis untuk membantu kehidupan warga Bukit Duri yang direlokasi ke rumah susun, seperti menyediakan bus transjakarta untuk mengantar anak-anak ke sekolah.
"Kita sudah upayakan anak-anak ini sekolah dan kita akan urus di sekolah terdekat dengan rusun. Kemudian bus transjakarta dan bus sekolah kita siapkan juga," ujar Djarot.
Djarot mengatakan, relokasi warga Bukit Duri sudah melalui proses yang panjang. Mereka sudah diberikan surat peringatan pertama dan kedua. Pengundian rusun pun sudah dilakukan secara bertahap di Balai Kota DKI Jakarta. Djarot pernah membuka acara pengundian tersebut.
Menurut Djarot, Pemprov DKI Jakarta sudah menjalankan proses relokasi dengan baik dan tidak akan menelantarkan warga. "Pokoknya tugas kita adalah tidak akan menelantarkan mereka dan memberikan pelayanan baik pada mereka," ujar Djarot. (wok/yuz/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
