
Ilustrasi
JawaPos.com - Mulai minggu ini, kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) diberlakukan di kawasan Mampang-Pejaten. Tepatnya di Jalan Mampang Prapatan Raya (Simpang KFC) hingga Jalan Warung Jati Barat (Pejaten Village).
Pemerintah Kota Jakarta Selatan meletakkan panggung utama di depan kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dimulai pukul 06.00-11.00.
Masyarakat bisa ikut 'gowes' atau bersepeda bareng yang mulainya dari simpang KFC terus menuju Pejaten, kemudian kembali lagi sampai di panggung utama.
Sejumlah Suku Dinas juga dilibatkan untuk menyajikan berbagai kesenian dan kuliner yang menarik. Mereka menampilkan beragam hiburan yang memeriahkan akhir pekan di CFD ini.
Antara lain pencak silat dan futsal dari Sudin Pemuda dan Olahraga, penyuluhan pemadaman api oleh Sudin Pemadam Kebakaran, dongeng dan perpustakaan oleh Sudin Perpustakaan dan Arsip, pengukuran kualitas udara oleh Sudin Lingkungan Hidup, dan bazar masyarakat oleh Sudin UKM serta sepeda santai yang akan diikuti oleh pejabat SKPD/UKPD di lingkungan pemkot Jakarta Selatan.
Bagi masyarakat yang ingin tetap beraktivitas tidak perlu khawatir, sebab pemerintah telah menyiapkan rekayasa lalu lintas imbas dari kegiatan tersebut.
Berikut rekayasa lalu lintas seperti yang disampaikan Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Christianto kepada JawaPos.com:
1. Kendaraan yang berasal dari arah utara (Kuningan) yang akan menuju Selatan (Ragunan) dialihkan menuju ke Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Ragunan.
2. Kendaraan yang berasal dari arah selatan (Ragunan) yang akan menuju utara (Kuningan) dialihkan menuju Pejaten Barat - Jalan Kemang Selatan-Jalan Kemang Raya-Jalan Bangka Raya-Jalan Kapten Tendean.
3. Untuk angkutan umum metromini S75 (Blok M-Pasar Minggu) setelah melalui Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Mampang Prapatan dibelokkan menuju Jalan Duren Tiga-Jalan Raya Pasar Minggu dan menuju Pasar Minggu.
4. Untuk angkutan umum TransJakarta masih tetap dapat melintas dengan menggunakan jalur khusus busway.
5. Suku Dinas Perhubungan Kota Adm Jakarta Selatan akan menempatkan petugas plotingan sebanyak 75 orang pada 35 titik di sepanjang lokasi kegiatan HBKB.
6. Untuk kendaraan yang mengantar orang sakit (emergency) yang berasa di atas jalur HBKB diberi pengucalian.
Mikrolet S75 (Blok M-Pasar Minggu) juga diimbau untuk mengambil rute alternatif, yakni dari arah Blok M-Jl Iskandarsyah-Jl W Monginsidi-Jl Kapt Tendean-Jl Mampang Prapatan Raya-Jl Duren Tiga Raya-Jl Raya Pasar Minggu-Terminal Pasar Minggu.
Sebaliknya, Terminal Pasar Minggu-Jl Raya Pasar Minggu-Jl Duren Tiga Raya-Jl Mampang Prapatan Raya-Jl Kapt Tendean-Jl W Monginsidi-Jl Trunojoyo-Blok M.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
