
Buku yang mencantumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
JawaPos.com - Dalam buku Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) keluaran Penerbit Yudhistira, dituliskan bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota dari Israel sudah mulai tersebar di Ibu Kota Jakarta. Oleh sebab itu, Dinas Pendidikan DKI Jakarta akan menelusuri kebenaran peredaran buku tersebut.
Buku itu menjadi ramai diperbincangkan apalagi menyusul keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Hal itu lantas menuai respons beragam dan sebagian besar mengecam hal tersebut.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI membenarkan bahwa isi buku yang beredar viral lewat unggahan warganet di Facebook, Twitter, dan WhatsApp adalah terbitan Yudhistira. Buku itu telah melalui evaluasi Kemendikbud pada 2008.
Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Susi Nurhati mengatakan buku kelas 6 SD IPS sudah mulai tersebar di Jakarta. "Ada tapi kami belum bisa memastikannya," kata Susi kepada JawaPos.com, Sabtu (16/12).
Dia mengaku mendapatkan informasi tersebut dari beberapa guru. Namun, dia enggan memberitahunya. Sampai kebenaran penyebaran buku pelajaran IPS SD kelas 6 berada di tangannya. "Saya sedang suruh cari orang cari bukunya. Itu bukti fisiknya kan ada," tutur dia.
Susi menambahkan bahwa penjualan buku tersebut berada di pinggiran Jakarta. Seperti untuk wilayah Jakarta Timur ada di daerah Ciracas. "Kalau untuk sekolah yang menggunakan buku itu belum ada informasi. Yang pasti penerbitnya Yudhistira.
Penerbit Buku Yudhistira akhirnya buka suara soal informasi dalam Buku Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 6 SD yang tersebar viral di media sosial. Yudhistira secara resmi menyatakan permohonan maaf dan mengaku keliru dalam memuat informasi soal ibu kota Israel dalam buku terbitannya.
Dalam Surat Pemberitahuan yang diterima wartawan, Rabu (13/12), Kepala Penerbitan Yudhistira Dedi Hidayat mengungkapkan bahwa pihaknya mengambil data dari sumber internet world population data sheet 2010.
"Kami tidak mengetahui kalau ternyata data tersebut masih menjadi perdebatan dan belum diakui secara internasional," kata Dedi dalam surat dengan Nomor 12/Pnb-YGI/XII/2017.
Surat itu ditujukan kepada kepala sekolah dan guru pengajar. Dedi mengatakan, beberapa sumber di internet juga mencantumkan hal yang sama. Yakni, Yerusalem merupakan Ibu Kota Negara Israel.
Terkait hal itu, Penerbit Yudhistira meminta maaf kepada masyarakat atas kekeliruan mereka dalam memberikan informasi yang dimuat di buku. "Kami akan melakukan perbaikan atau revisi isi buku tersebut pada cetakan berikutnya," pungkas Dedi.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
