
ILUSTRASI: Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI)
JawaPos.com - Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim menggelar Konferwil di Spazio, Surabaya, Rabu (25/10). Konfrensi itu merupakan yang pertama kali diselenggarakan di Jatim, dan keempat kalinya secara nasional.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Gubernur Jatim Gus Syaifullah Yusuf, Bupati Trenggalek Emil Dardak, serta beberapa pimpinan media online di Jawa Timur.
Berdasar data yang ada, jumlah media online di Indonesia sebanyak 43 ribu. Hanya 234 media yang terdata di dewan pers. Angka itu bahkan tidak sampai separonya.
Oleh sebab itu, AMSI berusaha untuk mengontrol media online yang ada. Permasalahannya, media online tidak bisa terjangkau dengan kode etik jurnalistik. "Kalau terlalu ketat mencekik. Tapi kalau terlalu longgar media online malah kebablasan," ujar Ketua DPP AMSI yang juga Pemred Merdeka.com Wens Manggut.
Wens memaparkan, kecenderungan di medsos saat ini informasi yang ngawur malah lebih banyak dishare masyarakat ketimbang informasi yang benar. Fenomena itu tidak hanya terjadi di Indonesia. Di negara adidaya sebesar Amerika Serikatpun mengalami kondisi yang sama, terutama saat Pilpres lalu.
Senada dengan itu, Gus Ipul mengatakan poin yang paling penting dari keberadaan media online adalah menangkal berita hoax. "Media online harus mengkonsolidasikan diri, bisa membangun kepercayaan publik. Kadang kami ini bisa diuntungkan media digital tapi kadang juga bisa dijatuhkan," ujar Gus Ipul.
Mantan Ketua Umum GP Ansor itu memaparkan, berdasar hasil survey AC Nielsen yang didapatnya, media online menduduki peringkat ketiga sumber informasi masyarakat setelah televisi dan media outdoor. Oleh sebab itu, dia berharap agar kepercayaan itu dirawat dengan baik oleh pengelola media siber. "Jumlahnya 44 persen," tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo berpesan agar media siber yang ada jangan sampai mematikan media konvensional. "Siber dan konvensional berjalan beriringan. Siber main di percepatan informasi, konvensional main di filosofis kearifan lokal," tuturnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
