Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Agustus 2017 | 02.26 WIB

Siapkan Kota Mandiri di Kawasan Suramadu

DITATA: Pemerintah berencana membangun kota mandiri di kawasan Suramadu. - Image

DITATA: Pemerintah berencana membangun kota mandiri di kawasan Suramadu.

JawaPos.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyiapkan rencana pengembangan kawasan Jembatan Surabaya–Madura (Suramadu), Jawa Timur. Diawali dengan percepatan pembangunan infrastruktur pada kawasan yang masuk Wilayah Pengembangan Strategis (WPS) 13 Malang–Surabaya–Bangkalan itu.


Plt Deputi Bidang Perencanaan Badan Pengembangan Wilayah Surabaya–Madura (BPWS) Kementerian PUPR Agus Wahyudi menyatakan, akan ada dua kawasan yang jadi fokus pengembangan. Yakni kawasan khusus Madura (KKM) dan kawasan kaki Jembatan Suramadu sisi Madura (KKJSM).


”KKM akan berlokasi di Bangkalan. Sedangkan KKJSM berlokasi di kaki Jembatan Suramadu sisi Madura. Masing-masing seluas 600 hektare (ha),” terang Agus.


Agus menjelaskan, dua kawasan tersebut akan memiliki karakteristik berbeda. KKM yang berlokasi di Bangkalan nanti terdiri atas industri pergudangan, industri perkantoran, dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan (sebuah kawasan pesisir pantai di perbatasan Kecamatan Arosbaya dengan Kecamatan Klampis, Bangkalan). Sementara itu, KKJSM akan diisi kawasan perumahan, wisata, perdagangan, dan perumahan. ”Dua kawasan itu bisa saja nanti jadi kota mandiri,” ungkap dia.


Dua kawasan tersebut, imbuh Agus, saat ini sedang ditawarkan kepada para investor. Menurut dia, ada beberapa proyek yang ditawarkan. Antara lain jalan tol dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan ke arah Jembatan Suramadu sepanjang 15,3 kilometer (km). Nilai investasinya diperkirakan sekitar Rp 2,6 triliun.


Ada juga pengembangan rest area seluas total 40 ha dengan total nilai investasi Rp 150 miliar. Juga Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di KKM seluas 250 ha dengan perkiraan nilai investasi Rp 17,2 triliun.


Untuk mendukung pengembangan dua kawasan itu, Kementerian PUPR juga tengah menyiapkan berbagai infrastruktur dasar. Misalnya pembangunan jalan tol dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan, rehabilitasi jalan, dan pembangunan jalan baru.


Akan dibangun juga perumahan di dua area tersebut dengan perkiraan nilai investasi Rp 2,9 triliun dan Rp 1,1 triliun. Untuk pengembangan wisata, rencananya juga dibangun kawasan wisata 18 ha dengan kebutuhan investasi Rp 662 miliar.


Selain itu, ada rencana pembangunan kawasan bisnis terpadu (central business district) di KKM seluas 138 ha dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 2,3 triliun dan CBD di Labang dengan luas 54 ha senilai Rp 2,2 triliun.


Juga kawasan industri di KKJSM seluas 284 ha dengan perkiraan nilai investasi Rp 17,5 triliun. Dan kawasan industri di Klampis (356,7 ha) dengan perkiraan nilai investasi Rp 6,6 triliun. Diperkirakan, potensi investasi Suramadu secara keseluruhan mencapai Rp 53 triliun.


Pembangunan juga dilakukan pada sektor sumber daya air untuk mendukung ketersediaan air dan ketahanan pangan. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementeria PUPR Rido Matari Ichwan mengatakan, Kementerian PUPR juga berencana membangun Embung Cangkerman di Bangkalan, Embung Samiran (Pamekasan), Embung Batolebar (Sampang), dan Embung Air Baku Poja Parsanga (Sumenep) serta pengamanan Pantai Slopeng di Sumenep.


Rido menambahkan, bukan hanya pengembangan kawasan Madura yang akan dilakukan. Akses menuju Madura pun terus dimatangkan. Dia menerangkan, saat ini ada beberapa proyek peningkatan konektivitas yang dalam pembangunan. Antara lain jalan tol Gempol–Pasuruan sepanjang 34,15 km dan Gempol–Pandaan tahap II (1,56 km). ”Saat ini sedang dalam tahap penyelesaian pengadaan lahan dan persiapan konstruksi,” ucapnya.


Sebelumnya pembangunan jalan tol Gempol–Pandaan tahap I dengan panjang 12,05 km dari rencana keseluruhan 13,61 km sudah diselesaikan. Proyek tersebut telah diresmikan pada 2015.

Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore