Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2017 | 22.13 WIB

Memanjakan Lidah saat Lebaran dengan Menu Andalan

SUDAH LANGGANAN: Keluarga Ratna Ningsih menikmati rujak cingur di warung Nur Aini di Jalan Raya Sedati Gede Senin (26/6). - Image

SUDAH LANGGANAN: Keluarga Ratna Ningsih menikmati rujak cingur di warung Nur Aini di Jalan Raya Sedati Gede Senin (26/6).


Bicara kuliner di Kota Delta memang tak ada habisnya. Apalagi saat musim Lebaran seperti sekarang. Selain bersilaturahmi dengan sanak saudara dan teman lama, mencicipi kuliner asli pantang dilewatkan.





SALAH satu kuliner hit di Sidoarjo adalah rujak cingur. Meski sedang musim liburan, beberapa rumah makan dengan menu utama rujak cingur tetap diserbu pelanggan. Misalnya, warung Rujak Cingur Bu Aini Sedati di Jalan Raya Sedati Gede. Yang istimewa, rujak cingur tersebut menggunakan ramuan tujuh jenis petis.



Saat Jawa Pos mengunjungi warung bercat hijau itu sekitar pukul 09.00 Senin lalu (26/6), beberapa pelanggan tampak mengantre untuk menunggu pesanannya datang. ’’Silakan rujak cingur spesialnya,’’ ujar salah seorang pramusaji kepada rombongan keluarga yang duduk di dekat pintu.



Mereka adalah keluarga Retna Ningsih dari Kecamatan Taman. Retna datang bersama orang tua dan dua anaknya. Retna memesan tiga porsi rujak cingur spesial dengan tambahan cingur yang sudah dimasak lembut. ’’Sudah langganan lama. Kalau pengin rujak cingur ya pasti ke sini,’’ tuturnya.



Di meja yang lain, keluarga Tomy Gunawan memesan lima porsi rujak cingur spesial plus dua porsi kikil kambing yang juga disediakan depot tersebut. ’’Dari Malang mau ke Surabaya, tapi mampir dulu buat makan siang. Tiap Lebaran pasti menyempatkan makan rujak cingur di sini,’’ kata Tomy. Menurut dia, rujak cingur yang dihidangkan di warung milik keluarga Nur Aini dan mendiang suaminya, Nurul Yakin, sangat enak dan tak membuat enek.



Rujak cingur khas resep Aini eksis sejak 1997. Saat itu, Aini membuka warung sederhana di emperan jalan bersama sang suami. ’’Ya saya coba bikin resep istimewa. Petisnya tujuh macam,’’ ucap Aini. Cerita soal kelezatan rujak cingur bikinan Aini pun menyebar dari mulut ke mulut. Getok tular. Apalagi, Aini kerap berpartisipasi dalam festival jajanan tradisional.



’’Alhamdulillah, tidak ada turunnya sejak itu. Saya selalu optimistis karena niat saya memang melestarikan makanan tradisional,’’ terang Aini. Beberapa artis dan pejabat penting dari Jakarta juga pernah mencicipi rujak cingurnya. Di antaranya, Ari Lasso dan Kapolri Tito Karnavian.



Di Desa Kedensari, Tanggulangin, ada pula warung rujak cingur yang cukup terkenal. Depot Rujak Cingur Tanggulangin namanya. Saat Idul Fitri seperti sekarang, pengunjung kian membeludak.



Diah Arissa Purwanti, misalnya. Dia datang jauh-jauh dari Gresik karena kepincut dengan cita rasa rujak cingur di tempat tersebut. ’’Ini sudah lapar. Capek perjalanan jauh dari Gresik ke sini,’’ ujarnya, lantas tersenyum. Dalam sehari, Depot Rujak Cingur Tanggulangin mengolah cingur tujuh hingga sepuluh sapi. (via/c18/pri)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore