Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Juni 2017 | 22.18 WIB

Pocong Hebohkan Surabaya, Dituduh Begal, Setelah Didekati Ternyata...

Facebook - Image

Facebook

JawaPos.com - Selama dua hari terkahir, warga Surabaya dihebohkan dengan kabar munculnya pocong. Ini bukan pocong biasa. Sebab, bukan dari golongan makhluk halus. Melainkan bentuk jadi-jadian dari begal motor. Kabar tersebut menyebar secara viral di berbagai medsos, mulai facebook, instagram, hingga broadcast whatsapp.



Dalam sebuah video, terlihat sosok putih yang menyerupai pocong berdiri di dekat tiang listrik. Pengguna medsos menyebut bahwa penampakan pocong tersebut terlihat di kawasan Wonorejo, Rungkut, arah ke ekowisata Mangrove. "Untuk pengendara roda dua di daerah Surabaya (terutama daerah merr). Hati-hati ya modus begal dengan menjadi pocong-pocongan," tulis akun line bernama Ghinanury.



Dia juga menyebutkan jam-jam kemunculan pocong tersebut. Yakni, antara pukul 23.00 hingga pukul 02.00. Banyak yang mengomentari video tersebut. Kebanyakan resah dan saling mengingatkan agar tetap waspada.



Kabar tersebut akhirnya terdengar ke telinga polisi. Saat ditunjukkan video tersebut oleh JawaPos.com, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga menegaskan bahwa tidak pernah ada laporan begal bermodus pocong tersebut. "Tidak ada laporan. Coba kami cek biar lebih pasti," tegasnya, Selasa malam (6/6).



Rabu malam (7/6), sejumlah Tim Antibandit mengecek ke sana. Mereka sengaja datang ke sana jam 24.00, untuk membuktikan kemunculan pocong tersebut. Kenyataannya pocong tidak muncul.



Mereka lantas bertanya ke warga sekitar dan sekuriti sebuah kampus. Warga di sana juga tahu kemunculan pocong tersebut. Tetapi itu bukanlah begal. "Itu perbuatan anak-anak bukan asli sini. Mereka naik motor matic warna biru, terus ngikat guling dibungkus kain putih ke tiang listrik," terang salah seorang polisi yang mendapat informasi dari sekuriti.



Mereka juga menemukan guling yang dipakai untuk pocong-pocongan. Melihat temuan itu, motif pocongan itu kemungkinam kuat hanya iseng dan menakut-nakuti pengguna jalan. Bukan modus begal.




Berdasar laporan anak buahnya di lapangan, Shinto memastikan bahwa video pocong begal yang viral itu hoax. "Jadi tidak benar itu semua ya. Masyarakat tidak perlu kuatir dengan kabar tersebut. Namun tetap harus waspada kejahatan di mana saja," imbau alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1999 tersebut. (did/JPG)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore