
Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal saat merilis pelaku pembunuhan sesama pembantu rumah tangga.
JawaPos.com - Polisi menjerat Sholikah Indah, pelaku pembunuhan PRT di perumahan Kupang Indah dengan pasal pembunuhan berencana. Hal tersebut tidak terlepas pada fakta-fakta yang ditemukan oleh polisi. Selain mempersiapkan alat untuk membunuh, ternyata Indah sudah sempat membicarkan niatnya membunuh kepada sang pacar.
"Saat uji alibi itu, kami mendatangi pacar pelaku di Blora," tutur Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga. Begitu Indah mengaku bahwa kalung yang dipakainya adalah miliknya sendiri, polisi tak langsung percaya. Mereka segera mencari orang-orang terdekat Indah.
Salah satunya adalah sang kekasih yang kerap diajak Indah menginap di rumah majikannya. Pencarian itu hingga ke Jawa Tengah. Setelah bertemu, polisi semakin yakin bahwa Indah, dalang di balik pembunuhan sadis tersebut.
Pacar Indah ternyata mengetahui semua masalah tersebut. Mulai meminjam kalung dari Busani, sampai masalah Indah yang kesal dan malu karena diminta untuk mengembalikan kalung tersebut. "Bahkan pelaku curhat ke pacarnya kalau ingin menghabisi nyawa korban," tambah polisi dengan dua melati di pundak tersebut.
Berbekal keterangan tersebut, polisi langsung menggabungkannya dengan pengakuan Indah. Keterangan pacar korban semakin kuat, saat Indah tidak bisa membuktikan bahwa kalung tersebut sudah dijual ke toko emas di pasar tradisional dekat perumahan.
Polisi akhirnya menetapkan Indah sebagai tersangka tunggal. Dia terancam hukuman mati. "Nanti kami akan gelar rekonstruksi lanjutan sebelum berkas dikirim ke Kejaksaan," ungkap Shinto.
Seperti diberitakan JawaPos.com, Busani ditemukan tewas bersimbah darah oleh sekuriti perumahan Kupang Indah dan majikannya pada Kamis petang (1/6). Sebelum ditemukan, sekuriti curiga karena lampu rumah terus menyala meskipun saat siang hari.
Busani tewas dengan 48 luka tusuk. Antara lain terdapat luka terbuka di leher dengan diameter 15 cm, lengan tangan 10 cm, kepala bagian atas 6 cm, pipi kiri dan tangan kanan yang sudah dipenuhi belatung. (did/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
