Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 Mei 2017 | 22.42 WIB

Hari Apa Saja Penerbangan Juanda-Bawean PP Tambah Frekuensi

PENERBANGAN BERTAMBAH: Pesawat Airfast Indonesia ketika mendarat di Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean, Gresik, beberapa waktu lalu. - Image

PENERBANGAN BERTAMBAH: Pesawat Airfast Indonesia ketika mendarat di Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean, Gresik, beberapa waktu lalu.


JawaPos.com – Penerbangan perdana tujuan Pulau Bawean dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan sebaliknya berjalan lancar. Seluruh seat, 12 penumpang plus 3 kru pesawat, terisi penuh. Rabu (3/5) adalah penerbangan perdana setelah empat bulan mandek karena kontrak kerja sama dengan maskapai penerbangan habis.



Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Sumenep, Pulau Madura Wahyu Siswoyo mengungkapkan, ekspektasi masyarakat menggunakan pesawat dari Surabaya menuju Pulau Bawean, Gresik, sangat tinggi. ”Untuk memenuhi ekspektasi itu, frekuensi penerbangan ditambah sehari sehingga menjadi tiga kali dalam sepekan,” ujar Wahyu ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya kemarin.



Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, berada dalam naungan Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Sumenep, Pulau Madura. Bandara tersebut kali pertama beroperasi pada tahun lalu. Penerbangan hanya berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis, dari Bandara Juanda menuju Bandara Harun Thohir dan sebaliknya. Mulai kemarin, frekuensi penerbangan ditambah sehari, yakni setiap Rabu.



”Tiket tetap tidak naik,” tegas Wahyu. Tiket dari Juanda menuju Harun Thohir Rp 317.200 sekali penerbangan. Sebaliknya, tiket dari Harun Thohir menuju Juanda lebih murah, yakni Rp 242.200. ”Pesawat yang digunakan masih sama, Airfast Indonesia,” terangnya. Pesawat Airfast Indonesia berjenis Twin Otter Tipe DHC 6-300. Pesawat itu berkapasitas 15 tempat duduk (12 penumpang dan 3 kru pesawat).



Selain antusiasme masyarakat yang tinggi, penambahan penerbangan tersebut bertujuan mengantisipasi membeludaknya penumpang pada Ramadan maupun Idul Fitri. Wahyu meminta masyarakat yang hendak menggunakan pesawat tersebut tidak membeli tiket melalui calo. ”Tambahan frekuensi ini memanfaatkan optimalisasi Ramadan, Lebaran, maupun arus balik. Hubungi bagian reservasi,” katanya. Penerbangan dari Juanda menuju Harun Thohir berlangsung pukul 09.00 dan dari Harun Thohir–Juanda pada pukul 10.30. (yad/c7/ai/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore