
BERGIZI TINGGI: Siswa Sekolah Pembangunan Jaya 2 mengipasi ikan yang dipanggang.
JawaPos.com – Asap putih mengepul dari akses Sekolah Pembangunan Jaya 2 di Perumahan Puri Surya Jaya. Aroma sedap tercium. Menggugah selera. Ternyata, aroma tersebut bersumber dari deretan pemanggang ikan. Sekitar 500 pelajar mulai tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA membakar ikan secara masal Minggu (19/2). Sekitar 2.500 ikan dipanggang selama 3,5 jam atau pukul 06.00–09.30.
Bakar ikan masal yang bertujuan mengampanyekan gerakan makan ikan sehat (Germais) itu merupakan acara tahunan yang digelar Sekolah Pembangunan Jaya 2. Tahun ini adalah kali ketiga. Ada berbagai jenis ikan yang dibakar. Di antaranya, bandeng, nila, dan mujair. Ikan tersebut dibeli dari warga pemilik tambak.
’’Sudah membudaya di sini. Makan ikan itu sehat,’’ kata Kepala SMA Pembangunan Jaya 2 Suci Wulandari. Menurut dia, pengolahan ikan dengan cara dibakar lebih sehat karena tidak menggunakan minyak.
Pembakaran ikan yang dilakukan bersama-sama itu juga membuat seluruh elemen sekolah lebih kompak. Mulai mengipasi arang, mengoles ikan dengan bumbu dan kecap, mengangkat ikan dari pembakar, hingga menyiapkan nasi, sambal, dan lalap. ’’Hasilnya (ikan bakar, Red) kami bagikan kepada warga kurang mampu yang tinggal tak jauh dari sekolah,’’ jelas Suci. Sebelumnya, warga memperoleh kupon yang dapat ditukar dengan satu porsi ikan bakar.’’Ikan itu hasil penjualan garage sale siswa,’’ lanjutnya.
Seminggu sebelumnya, para siswa mengumpulkan dana dengan menjual barang-barang bekas yang sudah tak terpakai. Di antaranya, buku, baju, sepatu, pakaian, aksesori, dan mainan. Setiap anak ditargetkan menyetor uang hasil penjualan Rp 35 ribu. Nah, uang tersebut digunakan untuk membeli ribuan ikan yang dibakar kemarin.
Bukan hanya warga sekitar, pejalan kaki yang kebetulan sedang berolahraga dan pengendara yang melintas di dekat lokasi bisa mencicipi ikan bakar. Mereka dapat menukarkan barang bekas yang layak jual sebagai gantinya.
Event Germais makin meriah dengan panggung hiburan. Tak heran, sebagian siswa tampak ikut berdendang atau berjoget mengikuti irama musik. Bahkan, di depan panggung, sempat digelar senam Zumba. ’’Siapa saja boleh ikut,’’ ujar Linda Puspa Wardani, ketua panitia Germais yang juga kepala TK Pembangunan Jaya 2.
Penampilan Pagari Surya Band ikut membuat heboh. Sesuai namanya, band itu dibentuk Pagari Surya alias Paguyuban Warga Puri Surya Jaya. Mereka ikut menyumbang ikan yang dibakar siswa. (uzi/c18/pri/sep/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
