
Rencana Perjalanan Haji 2017 Embarkasi Surabaya
JawaPos.com – Penambahan kuota haji yang dilakukan pemerintah Arab Saudi belum tentu berdampak kepada jamaah haji di Jatim. Hingga kini, belum ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) terkait kuota tambahan tersebut. Kantor berpedoman pada kuota lama, yaitu 27.323 orang.
Persiapan haji memasuki tahap memasukkan data. Nama-nama yang dijadwalkan berangkat tahun ini mulai dipilah. Hal itu dilakukan sambil menunggu penjatahan kuota yang akan disampaikan Kemenag pusat. Bisa jadi Jatim memperoleh tambahan, bisa juga tidak. ’’Kepastiannya menunggu keputusan Menteri Agama,’’ kata Kabid Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Jatim Faridul Ilmi.
Kuota yang ditambahkan untuk Indonesia mencapai 10 ribu orang. Jumlah tersebut akan dibagi ke seluruh provinsi. Kabarnya, Jatim memperoleh tambahan kuota sekitar 6 ribu orang. Jumlah itu sama dengan 12 kloter untuk wilayah Jatim. Meski begitu, Farid belum berani memastikan kabar tersebut. Sebab, dia belum menerima kabar terkait tambahan kuota yang diberikan untuk wilayah Jatim.
Dia tidak ingin membahas penambahan kuota itu. Sebab, permasalahan kuota haji sangat sensitif. Banyak calon jamaah yang ingin berangkat tahun ini. Mereka berharap ada penambahan kuota dan masuk daftar tunggu tahun ini. ’’Apabila keinginan tidak terwujud, mereka pasti menyesal,’’ ujarnya.
Penyesalan tersebut bisa berdampak buruk. Misalnya, sangkaan negatif terhadap petugas yang menangani masalah haji. Karena itu, Farid memilih tidak membahas masalah kuota. ’’Kami fokus memasukkan data untuk pendukung visa dan paspor,’’ terangnya.
Meski begitu, langkah antisipasi tetap dilakukan. Salah satunya, menata jadwal masuk asrama dan slot penerbangan bila Jatim memperoleh kuota tambahan. Selama ini, jumlah kamar di asrama haji embarkasi Surabaya di Sukolilo diatur untuk dua kloter per hari. Begitu pula penerbangan dari Surabaya ke Arab Saudi.
Hitungan tersebut akan diubah. Sangat mungkin ada empat kloter yang masuk asrama dalam sehari. Slot penerbangan juga akan bertambah. Kemenag Jatim mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengantisipasi masalah penambahan kuota itu. Apabila penambahan kuota batal, teknis pemberangkatan menggunakan hitungan lama. ’’Antisipasi itu bersifat teknis sehingga tidak terlalu sensitif,’’ kata Farid.
Biaya pemberangkatan tahun ini masih dibahas. Pembahasan tersebut dilaksanakan di pusat bersama DPR. Setelah muncul angka, Kemenag mulai mengedarkan masa pelunasan bagi jamaah yang dijadwalkan berangkat tahun ini. (riq/c18/oni/sep/JPG)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
