
SEMOGA RAMAI: Sentra PKL di Jalan Gajah Mada tampil dengan kombinasi warna-warna cerah. Saat ini tersedia 30 stan.
JawaPos.com – Perjalanan panjang nan melelahkan untuk merealisasikan sentra pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Gajah Mada akhirnya terwujud.
Setelah ditunggu selama tujuh tahun atau sejak 2009, lahan eks sekolah Tionghoa tersebut bakal benar-benar difungsikan untuk menampung puluhan PKL khusus kuliner.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Fenny Apridawati menjelaskan, pihaknya telah menyurvei keberadaan PKL di kawasan Gajah Mada.
Sejumlah PKL yang akan ditampung sentra PKL juga telah dipetakan. Tetapi, Fenny belum bisa menyebut angka pastinya.
’’Semua PKL-nya sudah kami data dan sedang kami atur (penempatannya, Red),’’ katanya Minggu (8/1). Yang jelas, ujar dia, PKL dari Sidoarjo diprioritaskan menempati sentra itu.
Sebelumnya, sentra PKL tersebut ditargetkan dapat beroperasi awal 2017, tetapi molor. Menurut Fenny, penyebabnya, belum ada penyerahan bangunan dari dinas terkait yang mengerjakan pembangunannya.
Yakni, dinas pekerjaan umum (PU) cipta karya yang sejak awal tahun ini dilebur menjadi dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR). ’’Belum diserahterimakan kepada kami,’’ ucap Fenny.
Sentra PKL Gajah Mada memiliki total lahan seluas 4.000 meter persegi. Namun, baru 2.000 meter persegi yang dibangun. Berdasar detail engineering design (DED), sentra PKL tersebut akan memiliki 60 stan.
Karena baru setengah lahan yang digarap, bangunan itu hanya memiliki 30 stan. Penggarapan separo lahan yang lain rencananya dilanjutkan kembali tahun ini.
Kepala Dinas PUPR Sidoarjo Sigit Setyawan menuturkan, pihaknya masih harus menggelar beberapa kali pertemuan terkait dengan operasional.
Misalnya, menginventarisasi apa saja yang nantinya dibubuhkan dalam sentra PKL tersebut. Termasuk penataan parkir.
Selain itu, jajaran pemkab masih perlu menyesuaikan kinerja setelah penataan organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru disusun.
Karena itu, meskipun pengerjaannya rampung sejak akhir Desember, sentra PKL Gajah Mada belum bisa beroperasi. ’’Kemungkinan besar baru bisa beroperasi pada Februari,’’ ungkap Sigit.
Dia menyebutkan, proses pengoperasian sentra PKL tersebut harus dipersiapkan dengan matang. Dengan demikian, hadirnya pusat kuliner baru itu benar-benar sesuai kebutuhan PKL dan konsumen.
Sentra PKL Gajah Mada merupakan cita-cita pemkab sejak dulu. Upaya untuk ’’menyulapnya’’ dimulai sejak 2009. Sudah beberapa kali, APBD mengalokasikan dana untuk membangun sentra tersebut.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
