Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Mei 2018 | 23.36 WIB

Bonek dan The Jakmania Tewas Kecelakaan

Kondisi motor yang ditunggangi Dio dan Rizky saat diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya. - Image

Kondisi motor yang ditunggangi Dio dan Rizky saat diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya.

JawaPos.com - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Ngagel, Surabaya, Selasa (22/5) dini hari. Dua nyawa melayang diduga karena menjadi korban tabrak lari.


Kedua korban bernama Dio Alif, 17, warga Siwalankerto Utara, dan Rizky Febriansyah, warga Kampung Gusti, Penjaringan, Jakarta Utara. Mereka merupakan suporter sepakbola. Dio adalah Bonekmania. Sedangkan Rizki merupakan The Jakmania.


Eggy Widya Samudro, salah satu teman Dio mengatakan, Dio dan Rizky memang bersahabat. Keduanya adalah fans fanatik Persebaya dan Persija. Dio tercatat sebagai anggota Bonek Student Class (BSC). Rizky adalah anggota The Jakmania Korwil Angke.


Saat kecelakaan itu, motor Eggy berada di depan motor yang ditunggangi Dio. "Si Rizky ini habis nonton Persela lawan Persija di Lamongan hari Minggu. Dari Jakarta langsung ke Lamongan. Setelah pertandingan baru ke Surabaya," cerita Eggy ditemui JawaPos.com di rumah Dio.


Di Surabaya, Rizky menginap di sebuah apartemen di kawasan Siwalankerto. Rizky dan Dio memang sudah janjian untuk bertemu. Sebagai pecinta sepakbola Indonesia, keduanya memang sangat akrab.


Sebelumnya saat ke Jakarta, Dio dijamu dengan baik oleh Rizky. Saat ke Surabaya, Dio yang ganti menjamu Rizky. "Rizky sudah dua kali ke Surabaya. Sebelumnya pas lawan Madura United juga ke sini. Semalam (Senin), Rizky ingin diajak untuk foto-foto di patung Suro dan Boyo sebelum balik ke Jakarta besok Rabu," imbuh Eggy.


Senin (21/5) petang, Dio menjemput Rizky di apartemen tempatnya menginap. Dio datang bersama teman-temannya yang lain. "Ada empat motor. Dio yang membonceng Rizky. Saya dibonceng Yoga," lanjutnya.


Mereka kemudian langsung menuju ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Di situ memang terdapat patung Suro dan Boyo yang ikonik. Setelah itu mereka geser ke lokasi lain yang juga terdapat patung Suro dan Boyo. Yakni, di Skate Park.


Puas berswafoto, mereka bergegas ke Stadion Gelora 10 November Tambaksari. "Di Gelora (Tambaksari) juga sempat foto-foto. Pas di sana Dio minta pulang. Karena katanya nggak enak badan," tutur Eggy.


Sebelum pulang, Eggy sempat membelikan Dio segelas susu hangat di sekitaran Tambaksari. Setelah badannya agak enakan, mereka pun pulang sekitar pukul 00.30 WIB. Posisi saat pulang, Dio tetap membonceng Rizky dengan sepeda motor Yamah Jupiter Z bernopol L 5232 HN.


Rombongan tersebut kemudian terpisah di SPBU Jalan Sulawesi. "Dua motor itu berhenti di SPBU karena mogok. Saya sama Dio jalan terus. Saya di depan Dio," katanya.


Saat melewati Jalan Ngagel sekitar pukul 01.00 WIB, kondisi jalanan sangat lengang. Menurut Eggy, sama sekali tidak ada kendaraan lain yang lewat kecuali dirinya dan Dio. Motor yang ditunggangi Eggy dan Dio terpaut sekitar 100-200 meter.


Sesampainya di tikungan dekat Ole-ole Futsal, motor Eggy yang melaju lebih dulu berpapasan dengan truk dari arah berlawanan. "Truk itu jalannya kencang sekali. Melanggar marka juga," ucap Eggy.


Tak berselang lama setelah berpapasan dengan truk, Eggy mendengar suara tabrakan yang membelah keheningan malam. Braaakkk!!! "Saya yakin itu motor Dio karena memang nggak ada kendaraan lagi di belakang," sebut Eggy.


Sedikit nekat, Eggy pun melawan arus untuk melihat kondisi temannya. Benar saja dugaannya. Dio dan Rizky sudah tergeletak di aspal bersama motornya. Keduanya diduga ditabrak truk tersebut.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore