Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 Januari 2017 | 03.13 WIB

Sentra PKL Randuagung Siap Ditempati

TINGGAL SERAH TERIMA: Sentra PKL Randuagung masih kosong. - Image

TINGGAL SERAH TERIMA: Sentra PKL Randuagung masih kosong.

Jawa Pos.com – Masyarakat Kota Pudak menanti pengoperasian pusat baru kuliner. Pembangunan sentra PKL di eks Terminal Randuagung itu mendekati finis. Serah terima sarana tersebut bakal segera dilakukan.


Saat ini sentra PKL itu tampak sepi. Puluhan lampu yang menggantung masih belum difungsikan. Namun, sejumlah perkakas mulai disiapkan. Misalnya, meja dan kursi. Sentra PKL dilengkapi panggung keramik di tengahnya.


’’Kami berharap lokasi segera dibuka. Kami bisa secepatnya merintis usaha baru,’’ ungkap Zainuri, pedagang di sekitar GKB. Dia menyebutkan, potensi secara bisnis masih cukup besar.


Sebab, lokasi yang dibangun dengan anggaran APBD Rp 1,5 miliar itu berada di pintu masuk perumahan GKB. Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik Tri Handayani Setyarini menuturkan, pembangunan sentra PKL sudah tuntas.


Pihaknya sedang mempersiapkan serah terima lokasi. Dia berharap tempat yang memiliki lebih dari 40 stan tersebut bisa segera difungsikan. ’’Inginnya, bulan ini dilakukan serah terima. Pembangunannya kan sudah selesai,’’ katanya.


Dia menyebutkan, pengelolaan sepenuhnya menjadi tanggung jawab diskoperindag. Termasuk sewa dan tarif. Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono menyambut baik tuntasnya pembangunan sarana tersebut.


Dia berharap lokasi itu bisa secepatnya ditempati. Pedagang perlu tempat baru agar tidak mengganggu ketertiban umum. ’’Masalah pengelolaan, kami belum bisa banyak berkomentar. Tunggu pelimpahan dulu,’’ tuturnya.


Menurut dia, sewa bakal mengacu peraturan daerah (perda) soal retribusi. Agus menambahkan, pihaknya bakal segera mendiskusikannya. Keberadaan sentra PKL di Gresik terbilang penting.


Sebab, banyak pedagang yang mengandalkan jalan raya sebagai ajang mencari nafkah. Cukup banyak jumlah pebisnis yang belum punya stan. 


Kerukunan Usahawan Kecil Menengah Indonesia (KUKMI) Gresik mengklaim, 70 persen PKL belum memiliki tempat jualan tetap. Jumlah total pelaku usaha tersebut bisa mencapai 20 ribu.


Keberadaan pedagang di jalan raya sempat dikeluhkan warga GKB. Kondisi tersebut berbuntut dibubarkannya para PKL yang sering mangkal di bundaran perumahan itu. (hen/c21/ai/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore