Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Maret 2017 | 02.10 WIB

Aksinya Tepergok, Maling Pura-Pura Tidur

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com- Warga Perumahan Mutiara Cipta Apsari Prambon, Sidoarjo tiba-tiba berkumpul di rumah Blok AC Jumat malam (24/3). Mereka tidak hendak berkunjung ke pemiliknya, tetapi menyergap maling. Ya, beberapa saat sebelumnya ada salah seorang warga yang melihat pria asing menyelinap masuk ke rumah yang tidak berpenghuni tersebut.



Sejumlah warga kemudian masuk ke rumah itu melalui jendela yang sudah terbuka. Jendela itu juga yang sebelumnya menjadi akses pelaku masuk. ’’Pintu terkunci karena pemiliknya sedang di Surabaya. Rumah itu hanya ditinggali ketika akhir pekan,’’ ujar Kanitreskrim Polsek Prambon Ipda Dedi Agus Purwanto.



Di dalam rumah tersebut warga melihat seorang pria tidur di salah satu kamar. Pria tersebut mengaku sebagai adik pemilik rumah. Namun, warga tidak percaya begitu saja. Mereka sangat yakin pria itu maling. ’’Linggis kecil yang digunakan pelaku untuk mencongkel jendela tertinggal di luar,’’ lanjut dia.



Warga yang geram lantas menghakimi pelaku. Beberapa warga yang berada di luar juga melampiaskan emosinya ke motor Honda Revo bernopol W 5083 NI di halaman rumah. ’’Motor dibakar. Untung, nyawa pelaku bisa diselamatkan. Saat itu ada anggota yang berpatroli tidak jauh dari lokasi kejadian,’’ paparnya.



Belakangan diketahui pria asing yang masuk ke rumah itu Andik Santoso. Warga Desa Sedengan Mijen, Krian, itu awalnya berniat menguras barang-barang milik korban. Nah, saat berupaya masuk ke rumah, pria 32 tahun itu tidak sadar aksinya dilihat warga sekitar yang tengah melintas. Warga yang curiga dengan keberadaan pria asing tersebut lantas mengabarkan apa yang dilihatnya di grup media sosial perumahan. Dalam waktu sekejap, belasan orang berkumpul untuk melakukan penggerebekan.



Andik sadar aksinya ketahuan. Dia mendengar suara gaduh dari arah luar. Meski begitu, bapak satu anak tersebut tidak mau menyerah. Dia pura-pura tidur di salah satu kamar. ’’Saya bingung tidak bisa keluar karena sudah dikepung,’’ ujar pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut. (edi/c4/dio)


Editor: Miftakhul F.S
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore