Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2017 | 04.45 WIB

Wings Air Kaji Rute Surabaya–Sumenep

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com – Alternatif transportasi menuju Madura bakal kian beragam. Sabtu (22/7), pesawat ATR-72 milik maskapai Wings Air terbang dari Bandara Internasional Juanda pukul 14.00. Tujuannya adalah Bandara Trunojoyo, Sumenep. Perjalanan ditempuh sekitar 30 menit dan sukses.


Kepala Dishub Jatim Wahid Wahyudi menyatakan, uji coba berlangsung sesuai rencana. Wings Air tinggal melakukan studi kelayakan. Semua aspek menjadi bahan materi analisis. Di antaranya, prediksi jumlah penumpang, cuaca, serta dukungan logistik untuk penerbangan.


’’Hasil studi itu untuk menentukan apakah rute Surabaya–Sumenep dan sebaliknya layak dikomersialkan,’’ katanya.  Apabila layak, Wings Air akan mengajukan slot ke Kantor Otoritas Bandara Wilayah III di Juanda. Setelah izin slot turun, Wings Air baru bisa melayani penerbangan dengan rute tersebut.


Kantor Otoritas Bandara Wilayah III lebih dulu melakukan evaluasi gedung terminal di Sumenep, apakah sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang ditetapkan. Mulai aspek keamanan hingga keselamatan. Sebab, selama ini, bandara itu hanya melayani pesawat perintis dan pesawat latih.


Pesawat perintis melayani rute tersebut sejak Februari. Pesawat pada penerbangan perdana yang melayani rute itu adalah milik PT Airfast Indonesia. Saat itu, ada empat penumpang. Yakni, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Trunojoyo Wahyu Siswoyo, Kepala Dinas Perhubungan Sumenep Sustono, pilot, dan kopilot.


Pesawat tersebut berangkat dari Sumenep pukul 08.00 dan tiba di Bandara Juanda 40 menit kemudian. Pesawat yang terbang adalah Twin Otter DHAC 300 yang berkapasitas 15 orang sekali angkut. Setelah sukses terbang, pesawat itu mulai membuka layanan. ’’Mulai dikaji untuk layanan pesawat komersial dengan kapasitas yang lebih besar,’’ ujarnya.


Wahid berharap lalu lintas udara Surabaya–Sumenep segera tersambung. Bukan hanya pesawat perintis, tetapi juga pesawat komersial. Saat ini, perjalanan menuju Sumenep didominasi angkutan darat. Waktu tempuhnya bisa lebih dari empat jam.


Padahal, banyak destinasi wisata di kabupaten tersebut. Apabila pesawat komersial beroperasi, potensi wisatawan untuk menuju tempat itu kian besar. ’’Semua bergantung pada kajian yang dilakukan Wings Air,’’ ungkap Wahid.

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore