
Para lelaki yang ikut pesta gay.
JawaPos.com - Ada anekdot kaum hawa di era modern ini, sulitnya mencari jodoh laki-laki bertubuh atletis yang rupawan. Sebab, kaum adam dengan fisik idaman itu lebih suka sesama jenis. Persaingan semakin sulit, tak hanya bersaing dengan wanita lain, tetapi pesaingnya adalah lelaki lain.
Gaya hidup kaum Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) selalu mengundang pro dan kontra karena status marjinal yang disandang mereka. Pesta seks yang dilakukan berbagai kaum gay belakangan terus terungkap dari penggerebekan yang dilakukan polisi maupun warga.
Sebetulnya, sejak kapan pesta gay semacam yang terjadi di Surabaya dan Jakarta mulai populer?
Penulis buku Jakarta Undercover, Moammar Emka, memiliki banyak cerita. Menurutnya, sebetulnya pesta semacam itu sudah banyak digelar dengan berbagai jenis.
"Saat ini mereka (kelompok gay) sudah mulai terbuka meski masih membatasi diri. Mereka sudah tak malu lagi menggandeng pasangannya. Walaupun masih lebih banyak dilakukan di tempat hiburan," tegas Moammar kepada JawaPos.com, Senin (22/5).
Moammar menjelaskan, pesta semacam itu semakin populer setelah tahun 2012 ke atas. Kemudian, jumlah kaum gay juga terus bertambah. Moammar mengutip data Kementerian Kesehatan, jumlah gay di tahun 2012 saja ada 1 juta orang.
"Itu data Kemenkes. Gay di Indonesia setelah tahun 2012 ada 1 juta orang. Bahkan ada prediksi data di permukaan, jumlah gay itu ada 3 persen penduduk Indonesia. Itu baru prediksi ya, belum lagi yang tidak ketahuan," ungkap Moammar.
Data itu naik dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah semakin terlihat setelah tahun 2006. Sejak saat itu, peningkatan jumlahnya bisa mencapai 400 ribu orang.
"Waria saja ada 28 ribu. Data ini kemudian naik terus," tegasnya.
Keberadaan mereka tersebar secara sporadis meski dan paling banyak di kota-kota besar. Menurut Moammar, pesta semacam itu akan selalu ada karena sudah menjadi gaya hidup kelompok LGBT atau lifestyle entertaintment. Saat ditanya, bagaimana nasib para jomblowati yang harus bersaing denga kelompok gay merebutkan hati kaum adam, Moammar berkelakar.
"Ya enggak juga. Pasti masih ada yang (tulen). Banyak kok. Kan hanya 1 juta, penduduk Indonesia kan 250 juta," katanya sambil tertawa. (cr1/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
