
Jonny Evans memberikan assist kepada Bruno Fernandes yang berbuah gol untuk kemenangan United pada Sabtu (23/9).
JawaPos.com - Jonny Evans mengira masa-masanya di Manchester United sudah lama berlalu, namun pada Sabtu (23/9), pemain Irlandia Utara berusia 35 tahun itu memainkan peran besar dalam membantu mereka keluar dari keterpurukan yang mengkhawatirkan.
Bek tengah Evans, yang dilepas Leicester City pada akhir musim lalu setelah mereka terdegradasi di divisi teratas, menandai start pertamanya untuk United sejak 2015 dengan memberi umpan kepada Bruno Fernandes untuk satu-satunya gol dalam kemenangan 1-0 di Burnley.
Penampilannya yang ke-200 untuk klub Old Trafford, yang dengannya ia memenangkan tiga gelar Premier League, bisa menjadi lebih baik lagi seandainya gol sundulannya di babak pertama tidak dianulir wasit karena offside.
Evans menambahkan ketenangan pada pertahanan United saat mereka mencatatkan clean sheet pertama mereka sejak hari pembukaan musim.
Dan dia menunjukkan visi yang luar biasa dengan umpan bagus untuk Fernandes untuk melepaskan tendangan voli kemenangan United.
"Saya menyukai setiap menitnya. Sebelum pertandingan Anda merasakannya, saya tidak sabar menunggu, murni kegembiraan," ucap Evans kepada TNT Sports.
"Naik ke sini dengan bus, saya bersemangat. Itu adalah pertandingan saya yang ke-200 untuk Man United, saya tidak pernah berpikir saya akan mencapai angka itu, malam terbaik dalam hidup saya," ujar pemain yang bergabung dengan West Bromwich Albion pada 2015 dan pindah ke Leicester City pada 2018.
Ia mengaku bahwa kembali ke Old Trafford belum benar-benar ada dalam pikirannya dan prospek untuk masuk starting lineup sepertinya tidak mungkin terjadi.
"Saya mendapat panggilan dan tidak punya pilihan lain, jadi saya hanya menerimanya dan mencoba melakukan yang terbaik dalam latihan dan memanfaatkan kesempatan saya. Anda kemudian hanya berharap tubuh Anda dapat membantu Anda," katanya.
Setelah penampilan pada Sabtu, dia mungkin memberi pertimbangan kepada manajer Erik ten Hag untuk memainkannya pada pertandingan-pertandingan yang akan dihadapi Setan Merah, terutama dengan cedera yang berdampak pada skuad United dan jadwal pertandingan yang sibuk ke depan untuk mereka.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
