
Harry Kane saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang West Ham. Tottenham selalu menang dalam laga tandang di Premier League musim ini
JawaPos.com - Anomali terjadi pada Tottenham Hotspur musim ini di Premier League. Bagaimana tidak, tim asuhan Mauricio Pochettino itu justru selalu menang dalam laga tandang. Namun, mereka sama sekali belum pernah meraih tiga poin saat mentas di depan publik sendiri, Stadion Wembley.
Teranyar, Sabtu (23/9) malam WIB, The Spurs - julukan Tottenham, menang 3-2 saat melawat ke kandang West Ham United, London Stadium. Dari tiga laga tandang yang sudah dilakoni di Premier League musim ini, The Spurs selalu menang. Sebelumnya mereka menang 2-0 di kandang Newcastle United dan menang 3-0 di kandang Everton.
Akan tetapi, di Wembley sebagai markas mereka musim ini, The Spurs tercatat sekali kalah dan dua kali imbang. Tanpa kemenangan hingga saat ini.
Kemenangan The Spurs dalam Derby London ditandai dengan brace yang dicetak predator mereka, Harry Kane. Musim ini Kane telah mencetak 4 gol di Premier League dan semua dilakukan dalam laga tandang.
Kane sendiri seolah ditakdirkan menjadi pemangsa West Ham. Faktanya, dalam 6 laga terakhir menghadapi The Hammers - julukan West Ham, Kane telah mengemas 7 gol. Brace Kane dalam laga ini dihasilkan pada menit 34 dan 38 atau hanya berjarak 4 menit.
Sementara satu gol lainnya dihasilkan Christian Eriksen pada menit 60. Tambahan satu gol membuat dirinya melewati catatan gol Nicklas Bender dan menjadi pemain Denmark tersubur di Premier League dengan torehan 33 gol.
The Spurs bisa dibilang beruntung bisa mempertahankan keunggulan. Maklum saja, West Ham nyaris mengejar ketertinggalan setelah mencetak dua gol pada menit 65 lewat Javier Hernandez dan pada menit 87 lewat Cheikhou Kouyate. Kartu kuning kedua alias merah yang diterima Serge Aurier pada menit 70 membuat pertahanan Tottenham terus mendapat serangan. Beruntung, West Ham gagal mencetak tambahan gol dan hanya mampu mengemas 2 gol.
Aurier sendiri menjadi pemain The Spurs pertama yang mendapat kartu merah di Premier League sejak Vlad Chiriches pada Mei 2015 silam. Kala itu, Chiriches diusir wasit dalam laga kontra Stoke.
Sedangkan tiga kemenangan tandang secara beruntun di Premier League menjadi yang pertama bagi Tottenham sejak 1991-1992 silam.
SUSUNAN PEMAIN
West Ham United: 25-Joe Hart, 2-Winston Reid, 3-Aaron Cresswell, 4-José Fonte (Masuaku 74'), 5-Pablo Zabaleta, 21-Angelo Ogbonna, 8-Cheikhou Kouyaté, 16-Mark Noble, 30-Michail Antonio (Andy Carroll 28'), 7-Marko Arnautović (Andre Ayew 66'), 17-Javier Hernández
Manajer: Slaven Bilic
Tottenham Hotspur: 1-Hugo Lloris, 4-Toby Alderweireld, 5-Jan Vertonghen, 6-Davinson Sánchez, 24-Serge Aurier, 33-Ben Davies, 15-Eric Dier, 17-Moussa Sissoko (Trippier 78'), 20-Dele Alli, 23-Christian Eriksen (Winks 73'), 10-Harry Kane (Llorente 89')
Manajer: Mauricio Pochettino

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
