ilustrasi kopi. Sumber foto: Freepik JawaPos.com – Kopi menjadi salah satu minuman favorit yang dikonsumsi oleh masyarakat di berbagai belahan dunia. Selain memiliki aroma khas dan cita rasa yang nikmat, minuman ini juga sering dijadikan teman untuk memulai aktivitas maupun mengusir rasa kantuk. Kandungan kafein di dalam kopi dikenal mampu meningkatkan kewaspadaan dan membantu seseorang merasa lebih berenergi. Bahkan, sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi kopi dengan berbagai potensi manfaat kesehatan, termasuk kemungkinan menurunkan risiko beberapa penyakit. Meski demikian, bukan berarti semua orang bisa mengonsumsi kopi secara bebas. Pada kondisi tertentu, kandungan kafein justru dapat memperburuk keluhan kesehatan atau menimbulkan efek samping yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, penting untuk memahami kondisi tubuh sebelum menjadikan kopi sebagai minuman rutin. Baca Juga:Bukan Sekadar Selera, 7 Kebiasaan Peminum Kopi Hitam Ini Bisa Menggambarkan Kepribadiannya Dilansir dari English Jagran, berikut lima kelompok orang yang perlu membatasi atau lebih berhati-hati dalam mengonsumsi kopi. Kandung kemih overaktif merupakan kondisi ketika seseorang mengalami dorongan buang air kecil secara mendadak dan sulit ditahan. Penderitanya bisa merasa ingin ke kamar mandi berkali-kali, baik pada siang maupun malam hari. Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga disertai keluarnya urine sebelum seseorang sempat mencapai toilet. Kebiasaan minum kopi, terutama dalam jumlah berlebihan, dapat memperburuk keluhan tersebut. Hal ini berkaitan dengan kandungan kafein yang memiliki efek diuretik ringan dan dapat meningkatkan aktivitas kandung kemih pada sebagian orang. Akibatnya, frekuensi buang air kecil bisa semakin meningkat dan mengganggu kenyamanan. Bagi mereka yang mengalami kondisi ini, mengurangi konsumsi kopi dan memperhatikan respons tubuh setelah mengonsumsi kafein dapat menjadi langkah yang bermanfaat. Sindrom Iritasi Usus Besar atau Irritable Bowel Syndrome (IBS) merupakan gangguan pada saluran pencernaan yang dapat menimbulkan berbagai keluhan. Gejalanya meliputi sakit perut, kram, perut kembung, hingga perubahan pola buang air besar seperti diare dan sembelit. Bagi sebagian penderita IBS, mengonsumsi kopi dapat memicu atau memperburuk gejala pencernaan. Kandungan kafein diketahui bisa merangsang aktivitas usus sehingga membuat seseorang lebih sering buang air besar.
1. Orang yang Mengalami Kandung Kemih Overaktif
2. Orang dengan Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022