Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 23.47 WIB

8 Frasa yang Digunakan Orang Cerdas untuk Menegur Seseorang di Tempat Kerja

Ilustrasi menegur rekan kerja (magnific) - Image

Ilustrasi menegur rekan kerja (magnific)

 

JawaPos.com - Menegur seseorang di tempat kerja bukan perkara mudah. Salah memilih kata dapat membuat pesan yang sebenarnya ingin disampaikan dengan baik justru terdengar seperti serangan pribadi, terutama ketika berhadapan dengan rekan kerja yang sensitif, atasan, atau anggota tim yang sedang melakukan kesalahan.

Namun, orang yang memiliki kecerdasan komunikasi biasanya memahami bahwa menegur tidak selalu harus dilakukan dengan suara keras atau kata-kata yang tajam. 

Mereka lebih memilih kalimat yang mampu menunjukkan masalah, membuka ruang untuk berdiskusi, sekaligus menjaga harga diri orang yang diajak berbicara.

Seperti dirangkum dari laman YourTango, artikel ini akan membahas frasa yang digunakan orang cerdas untuk berkomunikasi secara profesional, menetapkan batas, dan menyampaikan ketidaksetujuan tanpa menciptakan konflik yang tidak perlu. 

Berikut delapan frasa yang bisa menjadi inspirasi ketika Anda perlu menegur seseorang di tempat kerja dengan tetap menjaga profesionalisme.

1. “Bisakah Anda menjelaskan bagaimana Anda sampai pada kesimpulan itu?”

Ketika melihat seseorang melakukan kesalahan, reaksi pertama yang muncul mungkin adalah langsung mengatakan, “Itu salah.” Sayangnya, cara seperti ini sering membuat lawan bicara langsung bersikap defensif sebelum memahami persoalan yang sebenarnya.

Orang dengan komunikasi yang baik cenderung menggunakan pertanyaan yang memberi kesempatan kepada orang lain untuk menjelaskan cara berpikirnya. Kalimat seperti, “Bisakah Anda menjelaskan bagaimana Anda sampai pada kesimpulan itu?” terdengar jauh lebih netral daripada tuduhan langsung.

Pertanyaan tersebut bukan hanya berguna untuk mengetahui alasan di balik sebuah keputusan, tetapi juga dapat membantu seseorang menemukan sendiri bagian yang mungkin kurang tepat dalam pemikirannya. 

Dalam artikel YourTango tentang cara orang cerdas “berpura-pura tidak tahu”, pertanyaan untuk meminta seseorang menjelaskan proses berpikirnya disebut sebagai cara halus untuk membuat mereka meninjau kembali sudut pandangnya tanpa harus mengatakan secara terang-terangan bahwa mereka salah.

Di lingkungan kerja, pendekatan ini sangat berguna ketika kesalahan menyangkut keputusan penting. Anda tidak langsung menyerang kemampuan seseorang, melainkan mengarahkan percakapan pada proses.

Dengan begitu, teguran berubah menjadi diskusi. Orang yang ditegur pun memiliki kesempatan untuk menyadari kekeliruannya tanpa merasa dipermalukan di depan rekan kerja.

2. “Saya memahami maksud Anda, tetapi ada hal yang perlu kita pertimbangkan lagi.”

Tidak semua teguran harus diawali dengan penolakan. Bahkan, mengakui bahwa Anda memahami sudut pandang seseorang justru dapat membuat percakapan menjadi lebih terbuka.

Kalimat “Saya memahami maksud Anda, tetapi ada hal yang perlu kita pertimbangkan lagi” memberikan dua pesan sekaligus. Pertama, Anda menunjukkan bahwa pendapat lawan bicara sudah didengarkan. Kedua, Anda memberi sinyal bahwa keputusan tersebut belum tentu merupakan pilihan terbaik.

Pendekatan semacam ini sangat berguna dalam lingkungan profesional karena perbedaan pendapat merupakan bagian normal dari pekerjaan. Tim yang sehat justru membutuhkan orang-orang yang berani mengemukakan keberatan ketika melihat potensi masalah.

YourTango juga menekankan bahwa orang yang cerdas tidak selalu perlu mengatakan secara langsung bahwa seseorang salah. Dalam situasi tertentu, memberikan ruang bagi orang lain untuk mempertimbangkan kembali pandangannya justru lebih efektif daripada memenangkan perdebatan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore